Skip to content
 
History
Dengan kasih karunia Tuhan Yesus Kristus, setelah doa dan puasa serta mendengarkan berbagai nasehat dari saudara-saudara seiman maka pada tanggal 19 Maret 1998 terbentuklah gereja baru yang disebut: AGAPE Indonesian Christian Fellowship (Jemaat Kristen Indonesia).
History

Dengan kasih karunia Tuhan Yesus Kristus, setelah doa dan puasa serta mendengarkan berbagai nasehat dari saudara-saudara seiman maka pada tanggal 19 Maret 1998 terbentuklah gereja baru yang disebut: AGAPE Indonesian Christian Fellowship (Jemaat Kristen Indonesia).

Pelayanan ini sebenarnya bukan pelayanan yang baru tetapi dapat dikatakan sebagai kelanjutan daripada pelayanan yang telah dilakukan oleh Bp. Stephen Tanuwijaya sejak tahun 1989, di sebuah gereja berbahasa Inggris, dalam bentuk kelompok tumbuh bersama untuk orang-orang Indonesia yang mengikuti kebaktian digereja tersebut.

Dengan keyakinannya akan panggilan Tuhan dan kebutuhan yang ada maka Bp. Stephen Tanuwijaya didampingi oleh para pekerja membentuk gereja JKI Agape dibawah naungan Jemaat Kristen Indonesia International yang berafliliasi dengan Gereja Mennonite (Southwest Mennonite Conference, Los Angeles, USA).

Pada tanggal 22 Mei 1998, Bp. Stephen Tanuwijaya ditabhiskan sebagai pendeta oleh Pdt. Virgo Handojo, Ketua Jemaat Kristen Indonesia Internasional, Pasadena, USA.

Gereja JKI Agape, kini juga berada dibawah naungan Sinode Jemaat Kristen Indonesia (JKI), Semarang, Indonesia dan Churches of Christ in New South Wales, Australia.

Pada saat ini gereja JKI Agape mengadakan dua kali kebaktian setiap hari Minggu dengan jumlah jemaat lebih dari 200 orang.

Untuk menjangkau yang belum terjangkau, kami melakukan pelayanan keluar dan pemerhati yang dikenal dengan nama 'Agape City Care' dimana kami memberikan pelayanan pastoral konseling dan penggembalaan kepada orang-orang Indonesia yang membutuhkan untuk lebih dekat kepada penciptanya.

 

Polls

What do you think of our new-look website?
 

Language Selection

Verse of The Day

“There is neither Jew nor Greek, slave nor free, male nor female, for you are all one in Christ Jesus.” (Galatians 3:28)