Skip to content
 
Dipanggil sebagai penjala manusia

Dipanggil sebagai penjala manusia. Firman: Matius 4: 18-22

Kisah Tuhan Yesus yang sedang berjalan menyusuri danau Galilea dan bertemu dengan beberapa pemuda, Simon, Andreas, kemudian Yakobus anak Zebedeus dan Yohanes. Tuhan memanggil mereka kataNya: “Mari, ikutlah Aku,dan kamu akan Kujadikan penjala manusia”(ay 19). Pernyataan “Kujadikan” berarti bahwa Tuhan yang menjadikan bukan kemauan mereka sendiri dan dinyatakan mereka “segera meninggalkan jalanya dan mengikuti Dia” (ay 20).

Menanggapi panggilan Tuhan dengan spontanitas sangat berkenan di hati Tuhan. Berbeda dengan pernyataan seseorang, “Ijinkanlah aku pergi dahulu …… Ijinkanlah aku pamitan dahulu……” (Luk 9: 59-61). Tuhan Yesus berkata bahwa yang seperti ini “….tidak layak untuk kerajaan Allah” (Luk 9: 62). Marilah kita menanggapi panggilan Tuhan sebagai penjala manusia dengan melakukan sebagai berikut:

1. Pergi dan mencari sesama.
“Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa muridKu dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus” (Mat 28: 19). Target kita adalah orang-orang yang belum mengenal Tuhan bukan orang Kristen apalagi yang sudah dalam penggembalaan. Dari sebab itu Tuhan menyatakan pergi untuk menjadikan mereka yang bukan murid untuk menjadi murid Tuhan dan baptiskanlah mereka. KehendakNya nyata, “Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat” (2 Pet 3: 9b). Sadari akan angka kematian di dunia ini setiap detik! Menurut Unicef (Jan 2008) dinyatakan setiap hari ada 26,500 anak yang meninggal dunia. Ini belum termasuk yang dewasa. Dari sebab itu betapa pentingnya bagi kita untuk menanggapi panggilan Tuhan dengan segera mengingat akan waktu yang sangat terbatas.

2. Melakukan pekerjaan Kristus
“Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya kepadaKu, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar daripada itu” (Yoh 14:12). Apa yang dimaksud dengan “pekerjaan pekerjaan yang Aku lakukan? Jelas ini adalah pekerjaan-pekerjaan yang Tuhan Yesus lakukan guna memulihkan manusia untuk memperoleh kasih anugerahNya yaitu keselamatan lewat karya salibNya. Yang harus kita lakukan adalah membawa manusia kepada Tuhan dan menjadikan mereka percaya dan kembali kepada Tuhan. Melalui nabi Yehezkiel, Ia berfirman “Yang hilang akan Kucari, yang tersesat akan Kubawa pulang, yang luka akan Kubalut, yang sakit akan Kukuatkan..” (Yeh 34:16). Ini pemulihan!.

3. Miliki hati berbelas kasihan
“Tunjukkanlah belas kasihan kepada mereka yang ragu-ragu ,selamatkanlah mereka dengan jalan merampas mereka dari api.(Yud 1:22) .Jadikan hati kita berbelas kasihan agar dengan hati yang berbelas kasihan kita akan memiliki kemauan yang kuat untuk melakukan sesuatu bagi orang lain. Seperti Tuhan Yesus yang dinyatakan di dalam alkitab, sewaktu hati Tuhan berbelas kasihan “Ia menyembuhkan mereka yang sakit” (Mat 14:14); “Ia mengulurkan tanganNya” (Mar 1:41); “Ia menjamah mata mereka” (Mat 20:34) dan Ia membangkitkan orang mati di Nain (baca Luk 7:13-14). Berbelas kasihanlah kepada mereka yang ragu-ragu agar mereka tidak mati ke dalam api tetapi rampaslah mereka dari api. Merampas atau merebut memiliki arti mengambil kembali dengan usaha bahkan membutuhkan pengorbanan. “Bencilah pakaian mereka” (Yud 1:23), bukan manusianya. Mereka harus dikasihi dan bawa mereka untuk menanggalkan yang lama dan mengenakan yang baru. (baca Ef 4: 22-24)

 

 

Polls

What do you think of our new-look website?
 

Language Selection