Skip to content
 
Jadilah domba bukan kambing

Jadilah domba bukan kambing. Firman: Matius 25:31-43

Perikop ini adalah pengajaran dan pernyataan dari Tuhan Yesus sehubungan dengan akhir jaman. Bahwa akan ada penghakiman dan akan terjadi “Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaanNya ….. Lalu semua bangsa akan dikumpulkan dihadapanNya” (ay 31 & 32). “Ia akan memisahkan ….seperti gembala memisahkan kambing dan domba dan Ia akan menempatkan domba-domba di sebelah kananNya dan kambing-kambing di sebelah kiriNya” (ay 32&33).

Marilah kita bersama meneliti kebenaran Firman agar kita dapat menentukan sikap yang berkenan di hati Bapa. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan yaitu:

1. Kambing domba digembalakan bersama.
“Lalu semua bangsa akan dikumpulkan dihadapanNya dan Ia akan memisahkan…” (ay 32) berarti sebelum dipisahkan kambing dan domba bersatu dalam penggembalaan. Firman menyatakan kebersamaan, “Habel menjadi gembala kambing domba” (Kej 4:2), demikian juga Yakub, Yusuf dan Musa menggembalakan kambing domba (Kej 30:36; 37:2 dan Kel 3:1). Tuhan Yesus juga memberikan perumpamaan tentang pukat yang dilabuhkan dilaut kemudian diseret ke pantai dengan berbagai jenis ikan. Pemisahan kemudian terjadi “lalu duduklah mereka memisahkan yang baik ke dalam pasu dan yang tidak baik dibuang” (baca Mat 13:47-52). Dari sebab itu janganlah heran jika di gereja akan didapati yang seperti kambing yaitu agresif dan suka menanduk sesama!

2. Kambing domba akan dipisahkan.
“Ia akan memisahkan…..” (ay 33). “Ia” yaitu “Anak Manusia”, Tuhan Yesus Kristus yang akan memisahkan kambing dan domba. Kambing mendapatkan kutuk/ hukuman “Enyahlah dari hadapanKu, hai kamu orang-orang terkutuk…..” (ay 41). dan domba mendapatkan berkat, “Mari, hai kamu yang diberkati oleh BapaKu, terimalah Kerajaan yang disediakan bagimu sejak dunia dijadikan” (ay 34).

3. Domba atau kambingkah kita ini?
Mungkinkah kambing berubah menjadi domba? Bukankah kambing dilahirkan dan tidak dapat berubah menjadi domba? Itu benar, Tuhan berkata “telah ditentukan untuk binasa” (Yoh 17:12). Tetapi kita adalah manusia yang diberi kehendak bebas  untuk menentukan sikap menjadi seperti domba atau seperti kambing. Kambing dan domba memiliki kesamaan: ruminan, kuku berbelah dan tanduk berrongga tetapi karakternya jelas berbeda. Tuhan menyatakan yang dinyatakan sebagai domba adalah sebagai berikut:

a. Melakukan kehendakNya.
“Sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan…..” (ay 40) “diberkati oleh BapaKu” (ay 34). Ini berarti bahwa apa yang dilakukan adalah sesuai dengan kehendakNya. (baca Ulangan 11:26-28)

b. Melalukan pelayanan.
“yang kamu lakukan….” (ay 40). Melayani memenuhi kebutuhan dengan memberi terhadap yang lapar, haus, asing dan melakukan sesuatu terhadap yang sakit dan di dalam penjara.

c. Mengasihi Kristus dan sesama.
“untuk salah seorang dari saudaraKu yang paling hina ini kamu telah melakukan untuk Aku” (ay 40). Melakukan perbuatan baik adalah ungkapan tanda kasih dan perbuatan baik terhadap saudara seiman sama seperti terhadap Tuhan.

 

 

Polls

Website baru ini...
 

Language Selection