|
Dunia menyatakan jika sudah tua sudah tidak berguna lagi tetapi pemazmur menyatakan walaupun sudah tua orang benar akan tetap berguna dan senantiasa menjadi berkat bagi orang lain. Apa yang menjadi rahasia menjadi berkat hingga masa tua? Ada 3 pokok yang harus diperhatikan dan segera dilakukan yaitu: 1. Harus hidup benar. “Orang benar akan bertunas seperti pohon kurma, akan tumbuh subur seperti pohon aras di Libanon” (ay 13). Untuk menjadi orang benar hendaklah kita berakar, bertumbuh dan berbuah. Rasul Paulus menyatakan “Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman……” (Kol 2:7). Pemazmur menyatakan “bertunas seperti pohon kurma” mengingatkan pertumbuhan tunas dan akar pohon kurma sehingga ada yang mencapai 200 meter panjangnya untuk mencari mata air di padang gurun yang kering. Pemazmur juga menyatakan “tumbuh subur seperti pohon aras” mengingatkan akan kayu pohon aras yang dipakai sebagai tiang di bait Allah dengan kelebihannya bahwa semakin tua semakin kuat, paling kuat diantara kayu-kayu yang ada, tahan cuaca dan tahan api. Kitab Ulangan menyatakan tentang orang benar, “Dan kita akan menjadi benar, apabila kita melakukan segenap perintah itu dengan setia dihadapan Tuhan, Allah kita seperti yang diperintahkanNya kepada kita” (Ul 6:25) 2. Harus mau digembalakan. “yang ditanam di bait Tuhan akan bertunas dipelataran Allah kita” (ay 14). Di tanam di bait Tuhan berarti tergembalakan atau berada dibawah penggembalaan seorang gembala yang diangkat Tuhan di dalam gerejaNya dan akan bertunas di gereja tersebut sehingga berakar, bertumbuh dan berbuah diladangNya. Penggembalaan merupakan kebutuhan pokok bagi kehidupan kerohanian kita. Lewat Nabi Zakaria Tuhan menyatakan bahwa orang yang tidak tergembalakan “ berkeliaran … menderita sengsara” (Zak 10:2). Tuhan Yesus menyatakan “lelah….terlantar” (Mat 9:36). KehendakNya “supaya umat Tuhan jangan hendaknya seperti domba-domba yang tidak mempunyai gembala” (Bil 27:17). Mengapa? Karena domba di dunia penuh dengan bahaya dinyatakan, “domba ketengah-tengah serigala” (Mat 10:6) dan “diantara kamu ada guru-guru palsu” (2 Pet 2:1). Gembala menggembalakan, “membimbing aku ke air yang tenang”, “menuntun aku ke jalan yang benar” (Maz 23: 2 & 3). Raja Daud menyatakan “aku akan diam dalam rumah Tuhan sepanjang masa” (Maz 23:6) 3. Harus memberitakan Firman. “Pada masa tuapun mereka masih berbuah, menjadi gemuk dan segar untuk memberitakan bahwa Tuhan itu benar…” (ay 15-16). Dunia berkata setelah tua menjadi layu, kurus dan kering tetapi pemazmur menyatakan sebaliknya bagi orang yang gemar menyampaikan Firman Tuhan maka akan berbuah, gemuk dan segar. Ada kuasa yang menyegarkan dalam menyatakan Firman sehingga “rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan” (Rom 12:11). Pemberitaan Firman merupakan kegemaran yang tiada henti-hentinya diucapkan dari anak ke cucu, dari satu generasi ke generasi yang lain karena Firman Tuhan penuh dengan kebenaran, “tidak ada kecurangan padaNya” (ay 16). Pengalaman para hamba Tuhan walaupun telah lanjut usia dan masuk ke dalam masa pensiun jabatan tetapi selamanya tidak akan mau masuk ke masa pensiun dalam pemberitaan Firman hingga Tuhan menyatakan “boleh beristirahat dari jerih lelah” (Wah 14:13). |