Agape News

The latest message and news around church

Perjumpaan dengan Tuhan Yesus

Firman: Yohanes 21: 1-14

Para murid sedang ada di pantai Danau Tiberias dan di situlah Tuhan menampakkan diriNya kepada mereka. Dikatakan pada waktu itu para murid sedang berusaha untuk menangkap ikan tetapi kegagalan yang sedang mereka alami, “tetapi malam itu mereka tidak menangkap apa-apa” (ay 3). Tuhan memperhatikan karena Dia ada di situ, “Yesus berdiri di pantai; akan tetapi murid-murid itu tidak tahu bahwa itu adalah Yesus” (ay 4) – betapa menyedihkan hingga saat inipun betapa banyak murid-murid Tuhan yang tidak menyadari keberadaan Tuhan dan merasakan perjumpaan kita dengan Dia. Apa yang terjadi di dalam kisah ini?

1. Tuhan peduli akan kebutuhan
“Hai anak-anak, adakah kamu mempunyai lauk pauk? Jawab mereka: tidak ada” (ay 5). Mengapa Tuhan bertanya? Dia bertanya sebagai tanda kepedulian Tuhan terhadap kehidupan kita. Lauk pauk adalah kebutuhan tubuh, tanpa makan kita tidak kuat! Janji Tuhan Yesus, “Janganlah kuatir ... akan apa yang hendak kamu makan ..... Bukankah kamu jauh melebihi burung-burung itu” (Mat 6: 25-26). Apa yang terjadi? Apakah Tuhan kemudian menjatuhkan ikan dari surga? Tidak tetapi dikatakan “tebarkanlah jalamu di sebelah kanan perahu, maka akan kamu peroleh” (ay 6). Tuhan memberi tahukan akan jalan yang harus kita tempuh dan mujijat terjadi! Dinyatakan para murid mentaati perintahNya dan mereka berhasil menangkap ikan di luar dugaan mereka, “banyaknya ikan” (ay 6). Rasul Paulus berkata “Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan” (Ef 3:20).

2. Tuhan menyatakan siapa Dia
“Maka murid yang dikasihi Yesus itu berkata kepada Petrus: Itu Tuhan” (ay 7). Siapa yang mengetahui keberadaan Tuhan terlebih dahulu? Dikatakan “murid yang dikasihiNya” – yang dimaksudkan adalah Yohanes (baca Yoh 21:24); “duduk dekat Yesus” (Yoh 21:20); “bersandar dekat kepadaNya, di sebelah kananNya” (Yoh 13:23) – yang akrab dengan Tuhan! Benar Tuhan mengasihi semua orang tetapi yang lebih akrab akan ada kelebihannya – itu adil! Apa yang dilakukan Petrus sewaktu diberitahu, “itu Tuhan”? Dikatakan “ia mengenakan pakaiannya ... lalu terjun ke dalam danau” (ay 7). Perhatikan dikatakan waktu itu Petrus “tidak berpakaian” – ia mengenakan pakaiannya untuk menjadikan dirinya layak berjumpa dengan Tuhan. Betapa pentingnya bagi kita untuk memperhatikan cara kita berpakaian di dalam ibadah! Hormatilah dan hargailah Dia! Setelah itu, Petrus terjun ke dalam danau, mengapa? Ia berlari untuk bertemu dengan Tuhan yang ada di “pantai danau Tiberias” (ay 1) – tanpa menunda dan tanpa takut basah kuyup langsung ia menuju ke pantai!

3. Tuhan memberi pelayanan
“Ketika mereka tiba di darat, mereka melihat api arang dan di atasnya ikan dan roti” (ay 9) – Tuhan mempersiapkan bukan dengan ikan yang baru mereka tangkap (baca ay 10) tetapi yang
disediakan oleh Tuhan, sudah dipersiapkan dan apa yang diperoleh itu sebagai tambahannya saja. Kemudian “Yesus maju ke depan, mengambil roti dan memberikannya kepada mereka, demikian juga ikan itu” (ay 13). Dia adalah Tuhan dahulu, sekarang dan selamanya tidak berubah yaitu mau melayani kita! Perhatikan ajakan Tuhan Yesus yang masih berlaku di masa kini, “Marilah kepadaKu, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah padaKu ....” (Mat 11: 28-29) – cara Tuhan memberi kelegaan dengan berjalan bersama dan di dalam pimpinan Tuhan! Kita tidak akan dilepaskan seorang diri tetapi disertaiNya! (baca Mat 28:20)

Agape on Video

Visual presentation of latest event
2015 Good Friday and Easter Highlight

Agape on twitter

Announcements from church

Agape on flickr

Our photo gallery of events and activities