News

The latest message and news around church

Sad News...

  

The Church building has been sold

Please support us in prayer as we need to find a new place for our congregation to worship Our Lord Jesus Christ

Pilihlah hidup dalam berkatNya

Firman: Ulangan 30: 15-20

Kitab Ulangan berkata “Ingatlah, aku menghadapkan kepadamu pada hari ini kehidupan dan keberuntungan, kematian dan kecelakaan” (ay 15).Di dalam perikop yang lain, “Lihatlah aku memperhadapkan kepadamu pada hari ini berkat dan kutuk” (11: 26). Yosua dihadapkan pada pilihan dan tegas berkata “pilihlah pada hari ini kepada siapa kamu akan beribadah ... Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan berada kepada Tuhan” (Yos 24:15). Di dalam hidup kita berhadapan dengan pilihan dan kita harus memilihnya. Mau hidup dalam berkatNya, inilah ketentuan-ketentuannya!

1.    Harus mengasihi Tuhan
“Untuk mengasihi Tuhan Allahmu dengan hidup menurut jalan yang ditunjukkannya dan berpegang pada perintah, ketetapan dan peraturanNya” (ay 16). Sadari bahwa mengasihi Tuhan adalah mutlak, “Kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap hatimu ... jiwamu ... kekuatanmu” (Ul 6:5) – dengan “segenap” berarti seluruh, semua, lengkap, total! Dan jika kita mengasihi Tuhan maka kasih tersebut harus diungkapkan dengan ketaatan kita, nurut dan berpegang pada FirmanNya atau menjadi pelaku FirmanNya. Rasul Yohanes juga berkata “Sebab inilah kasih kepada Allah yaitu bahwa kita menuruti perintah-perintahNya” (1 Yoh 5:3). Dari sebab itu orang yang mengasihi Tuhan membuktikan kasihnya dengan: a) akrab dengan Tuhan, bersekutu senantiasa dalam doa dan merenungkan FirmanNya, b) hidup sesuai dengan FirmanNya atau taat Firman dan juga dengan c) mampu mengasihi sesama dan mengampuni  (baca 1 Yoh 4:20) dan d) melayani, suka member (baca Mat 25:40). Rasul Paulus berkata “Tetapi orang yang mengasihi Allah, ia dikenal oleh Allah” (1 Kor 8:3)

2.    Harus setia kepada Tuhan
“Tetapi jika hatimu berpaling ... bahkan engkau mau disesatkan untuk sujud menyembah kepada allah lain dan beribadah kepadanya .... pastilah kamu akan binasa; tidak akan lanjut umurmu ...” (ay 17-18). Kesetiaan dibutuhkan! Penulis Amsal berkata “tetapiorang yang setia, siapakah menemukannya?” (Ams 20:6b). Ketidak setiaan dalam pernikahan ditandai dengan perselingkuhan dan perceraian. Ketidak setiaan kepada Tuhan dinyatakan “sujud menyembah kepada allah lain dan beribadah kepadanya” (ay 17). Di jaman Raja Hizkia, “Karena nenek moyang kita telah berubah setia ...mereka telah memalingkan muka dari kediaman Tuhan ... menutup pintu-pintu balai Tuhan dan memadamkan segala pelita. Mereka ... tidak mempersembahkan korban bakaran bagi Allah orang Israel ditempat kudus” (2 Taw 29:6-7). Betapa menyedihkan generasi masa kini, menutup gereja, meniadakan kebaktian dan mengubah status rumah Tuhan menjadi duniawi. Tuntutan Tuhan agar kita setia, dinyatakan “Orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat” (Mat 10:22b); “Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia .. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu” (Mat 25:21); “engkau setia sampai mati dan Aku akan mengaruniakan kepadamu mahkota kehidupan” (Wah 2:10).

Tuhan yang Maha baik, memberikan nasihat kepada kita, “Pilihlah kehidupan, supaya engkau hidup, baik engkau dan keturunanmu .... sebab hal ini berarti hidupmu dan lanjut umurmu untuk tinggal di tanah yang dijanjikan Tuhan...” (ay 19-20). Engkau akan hidup dalam berkat Tuhan sepanjang umurmu hingga engkau “melihat anak-anak dari anak-anakmu!” (Maz 128:6) berarti cucu-cucumu dan mereka juga ada di dalam berkat Tuhan. Ini yang ada di hati Bapa!. Kita mau berkat dan Tuhan rindu memberkati, ijinkanlah ini terjadi dengan memperhatikan kehendakNya, “sesudah kamu melakukan kehendak Allah, kamu memperoleh apa yang dijanjikan itu” (Ib 10:36) (baca Yoh 10:10b)

Agape on Video

Visual presentation of latest event
2015 Good Friday and Easter Highlight

Agape on twitter

Announcements from church

Agape on flickr

Our photo gallery of events and activities