News

The latest message and news around church

Penggembalaan adalah alkitabiah

Firman: Yohanes 10: 1-21

“Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan ... karena mereka lelah dan terlantar seperti domba yang tidak bergembala” (Mat 9:36). Penggembalaan adalah alkitabiah dan mutlak! Siapakah gembala jemaat Tuhan? Dikatakan “siapa yang masuk melalui pintu, ia adalah gembala domba. Untuk dia penjaga membuka pintu ..” (ay 2-3). Penjaga pintu yang dimaksud adalah “Sesungguhnya Akulah pintu ke domba-domba itu” (ay 7). Tuhan yang menentukan gembala dalam kehidupan tiap pribadi dari sebab itu “mintalah kepada tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu” (Mat 9:38). Konfirmasi lewat Rasul Paulus, “Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul ... maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar” (Ef 4:11). Sudahlah kita memiliki gembala dan ada dalam penggembalaan? Apa yang perlu dilakukan?

1. Mendengarkan suara Gembala
“domba-domba mendengarkan suaranya dan ia memanggil ... menuntunnya...” (ay 3-4). Di dalam kenyataan hidup, tidak mudah untuk mendengarkan suara Tuhan secara langsung dan Tuhan sering menggunakan hamba-hambaNya untuk memberikan pernyataanNya. Tuhan berkata “Aku akan menggembalakan” (Yehz 34:16) dan di dalam pelaksanaannya “Aku akan mengangkat satu orang gembala .. Daud” (Yehz 34:23). Israel pernah menyatakan kepada Musa, “Engkaulah berbicara dengan kami, maka kami akan mendengarkan; tetapi janganlah Allah sendiri berbicara kepada kami, nanti kami mati” (Kel 20:19). Bukan tidak boleh tetapi karena mereka merasa tidak layak! Suara gembala perlu didengar karena tujuan gembala menggembalakan adalah untuk memanggil dan menuntun, sebab mereka berjaga-jaga atas jiwamu ... harus bertanggung jawab atasnya” (Ib 13:17)

2. Meningkatkan kesejahteraan
“.. datang, supaya mereka mempunyai hidup dan mempunyainya dalam segala kelimpahan” (ay 10). Kedatangan Tuhan dalam hidup ini untuk menjadikan hidup bukan asal hidup tetapi hidup yang berarti dan diberkati! Berbeda dengan dunia, “mencuri ... membunuh dan membinasakan”! Panggilan kita, “Aku akan .. memberkati engkau ... olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat” (Kej 12:2-3). Dari sebab itu ada kata “kelimpahan” (ay 10)! Pemazmur juga berkata kita ini dituntun menuju “padang yang berumput hijau ... air yang tenang” (Maz 23:2) – untuk menemukan kesejahteraan, kenyamanan dan diberkati! Panggilan gereja: “ajarlah mereka melakukan segala ...” (Mat 28:20) - agar jemaat melakukan kehendakNya, “sesudah .... memperoleh apa yang dijanjikan itu” (Ib 10:36). Adapun target penggembalaan, “Kerajaan Allah .. kebenaran, damai sejahtera dan sukacita” (Rom 14:17).

3. Memiliki keakraban domba gembala
“Aku mengenal domba-dombaKu dan domba-dombaKu mengenal Aku” (ay 14). Harus saling mengenal bahkan dikatakan “domba-domba mengenal suaranya dan ia memanggil domba-dombanya menurut namanya” (ay 3). Jika belum terjadi berarti belum akrab! Mengenal disini dapat pula diartikan mengenal atau mengetahui kebutuhan! Tuntutan Tuhan bagi gembala, lebih dari mengenal yaitu kasih! Percakapan Tuhan Yesus dengan Petrus, “Apakah engkau mengasihi Aku? .. Benar Tuhan .. Gembalakanlah domba-dombaKu” (Yoh 21:16). Jika tidak? Dinytakan “Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya” (ay 11) – bukan sebagai “seorang upahan” (ay 11). Berbeda dan bedakan! Yang perlu dipertimbangkan seperti perkataan Rasul Paulus “hati kami terbuka lebar-lebar bagi kamu .. supaya timbal balik ... Bukalah hati kamu selebar-lebarnya” (2 Kor 6: 11&13) – saling mengasihi!.

Agape on Video

Visual presentation of latest event
JKI Agape Church Sydney

Agape on twitter

Announcements from church

Agape on flickr

Our photo gallery of events and activities