Agape News

The latest message and news around church

Bapak adalah gembala keluarga

Firman: Yohanes 10: 1-21

Sewaktu Tuhan menciptakan  manusia, Tuhan berkata “Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita” (Kej 1:26). Menjadi serupa dan mencerminkan Tuhan, termasuk kepribadiannya. Amat disayangkan manusia jatuh ke dalam dosa, “kecendrungan hatinya selalu membuahkan kejahatan” (Kej 6:5). Dikatakan “telah kehilangan kemuliaan Allah” (Rom 3:23), sehingga kita tidak dapat memuliakan Tuhan! Rasul Paulus melanjutkan “dan oleh kasih karunia telah dibenarkan … karena penebusan dalam Kristus Yesus” (Rom 3:23). Para pengikut Kristus harus mampu kembali menjadi serupa dan mencerminkan Tuhan. Rasul Yohanes berkata “wajib hidup sama seperti Kristus telah hidup” (1 Yoh 2:6). Apa yang Tuhan Yesus lakukan sebagai gembala, menggembalakan umatNya?

1. Mengenal setiap pribadi yang ada.
“domba-dombanya mendengarkan suaranya dan ia memanggil domba-dombanya masing-masing menurut namanya dan menuntun keluar” (ay 3).  Bina persekutuan (keakraban) sehingga “domba-domba mengikuti dia, karena mereka mengenal suaranya” (ay 4) dan gembala mengenal domba-dombanya secara pribadi. Suara Bapak perlu dikenal dan diikuti dengan ketaatan (baca ay 5). Nasihat seorang Bapak bukan untuk menjerumuskan tetapi untuk membangun. Dari sebab itu “Dengarkanlah hai anak-anak, didikan seorang ayah, dan perhatikanlah supaya engkau beroleh pengertian, karena aku memberikan ilmu yang baik kepadamu” (Ams 4: 1-2). Ingat pula pesan Rasul Paulus, “taatilah orangtuamu di dalam Tuhan” (Ef 6:1)! Bapak berkewajiban mengenali setiap pribadi termasuk karakter/ temperamen yang unik bahkan talenta atau karunia yang unik pula. Jadi tidak bisa disamakan! Ilmu pengetahuan berkata ada Melankolis (Analitis), Sanguinis, Phlegmatis dan Kholeris (Driver).  Ada yang sensitif atau pemarah, ada yang acuh tak acuh atau tidak peduli, ada yang pekerja keras, ada yang malas, ada yang mandiri dan ada yang tergantung orang lain, semuanya harus dihadapi dengan baik dan bijaksana, “menuntun keluar” (ay 3).

2. Melengkapi kebutuhan hidup.
“Akulah pintu …. Ia akan selamat dan ia akan masuk dan keluar dan menemukan padang rumput” (ay 9),. Suatu jaminan “melalui Aku” akan “selamat” dan “menemukan padang rumput”. Peran Bapak adalah membawa anak-anaknya untuk hidup dalam kebenaran dan hidup dalam berkatNya. Apa yang perlu diperhatikan? Mari kita belajar dari Raja Daud, “Karena Daud berpikir: Salomo anakku, masih muda dan kurang berpengalaman … sebab itu baiklah aku mengadakan persediaan baginya” (1 Taw 22:5). (KH: Jadi aku harus mempersiapkan segala sesuatunya sejak sekarang). Apa yang dibutuhkan anak-anak kita? Di antaranya, ada 2 hal penting yaitu: a) butuh bahan-bahan pokok untuk dapat bertumbuh (sandang pangan). Perhatikan istilah Bapa – Butuh apa saja pasti ada! Bapa harus memenuhi kebutuhan-kebutuhan anak secara financial! b) butuh didikan, perhatikan didikan Daud kepada Salomo, “Peliharalah dan tuntutlah segala perintah Tuhan, Allahmu, supaya kamu tetap menduduki negeri yang baik ini dan mewariskannya sampai selama-lamanya kepada anak-anakmu yang kemudian. Dan engkau, anakku Salomo, kenallah Allahnya ayahmu dan beribadahlah kepadaNya …” (1 Taw 28: 8-9).

3. Melindungi dan siap berkorban
“Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya” (ay 11). Berani menghadapi segala bahaya untuk melindungi, seperti Daud berkata “Apabila datang singa atau beruang, yang menerkam seekor domba …. maka aku mengejarnya, menghajarnya dan melepaskan domba itu dari mulutnya” (1 Sam 17:34-35). Bapak yang baik tidak akan mengijinkan anak-anaknya ada dalam cengkraman atau ikatan dunia tetapi akan berusaha sekuat kemampuannya untuk menyelamatkan dari kebinasaan. Apa yang menjadi tantangan hidup ini? Di antaranya: a) tekanan hidup secara financial sehingga banyak dari generasi muda yang terjerumus dalam kehidupan bebas, perjudian dan kriminal, b) kurang kasih dan kesepian yang disebabkan karena kesibukan, tidak ada waktu untuk bersama dan akibatnya di antaranya narkoba. Orangtua, engkau harus berani berkorban baik di dalam waktu, tenaga dan uang!

Agape on Video

Visual presentation of latest event
Retreat 2014 Highlight

Agape on twitter

Announcements from church

Agape on flickr

Our photo gallery of events and activities