
noscript
tags. Include a link to bypass the detection if you wish.
Firman: Filipi 2:12-18
Rasul Paulus menulis surat ini kepada jemaat di Filipi dengan pernyataan “yang kekasih, kamu senantiasa taat” (ay 12) dan ia menghendaki agar jemaat tetap taat berpegang pada firmanNya “sehingga kamu bercahaya di antara mereka seperti bintang-bintang di dunia” (ay 15). Kita dipanggil sebagai terang dunia, “Kamu adalah terang dunia” (Mat 5:14), “Demikianlah hendaklah terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang disurga” (Mat 5:16). Perbuatan kita akan diperhatikan oleh dunia ini, dari sebab itu perhatikan perbuatan-perbuatan kita!
1. Melakukan pekerjaan Tuhan.
“karena itu tetaplah kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar…”(ay 12). Rasul Paulus berkata tetaplah kerjakan keselamatanmu bukan bekerjalah untuk keselamatanmu. Kedua hal tersebut sangatlah berbeda dan Rasul Paulus menyadari “Sebab karena kasih karunia … bukan hasil usahamu …bukan hasil pekerjaanmu” (Ef 2:8). Keselamatan adalah pemberian Allah tetapi tetap perlu dikerjakan untuk mencapai kesempurnaanNya. (Kabar Baik: “Kalian sudah diselamatkan oleh Allah jadi berusahalah terus supaya kesejahteraanmu menjadi sempurna”). Tegasnya seperti di dalam keluarga, anak adalah pemberian Tuhan tetapi tetaplah kerjakan agar anak dapat bertumbuh menjadi dewasa dan hidup dalam berkatNya bukan diterima dan dibiarkan di dalam keadaan seperti semula. Tuhan Yesus menyatakan ada yang harus dikerjakan, “Sesungguhnya barangsiapa percaya kepadaKu, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, …” (Yoh 14:12). Marilah kita melakukan pekerjaan Tuhan dengan takut dan gentar. “supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak” (Yoh 14:13).
2. Melayani tanpa mengeluh atau berdebat .
“Lakukanlah segala sesuatu dengan tidak bersungut-sungut dan berbantah-bantahan,”(ay 14). Yang Tuhan kehendaki lakukan segala sesuatu dengan kerelaan, jangan ngomel dan jangan berdebat apalagi karena iri hati sehingga menimbulkan pertengkaran. Yang jelas nama Tuhan tidak dipermuliakan. Ingatlah pula bahwa “Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu” (ay 12) (Kabar Baik: Allah sendiri yang bekerja di dalam dirimu untuk membuat kalian rela dan sanggup menyenangkan hati Allah). Marilah kita belajar dari Maria yang berkata “Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan, jadilah padaku menurut perkataanmu itu” (Luk 1:38). Bersungut dan berbantah tidak memberikan dampak positif tetapi negatif bahkan di dalam alkitab dinyatakan Israel yang bersungut-sungut maka Tuhan membawa mereka berputar di padang gurun selama 40 tahun. Tujuan mereka terhambat, pekerjaan mereka terhambat dan berkat merekapun terhambat karena mengeluh, ngomel dan tidak bersyukur!
3. Memiliki hidup dalam berkatNya.
“ aku tidak percuma berlomba dan tidak percuma bersusah-susah”(ay 16). Tidak percuma!, “giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan….jerih payahmu tidak sia-sia”. Rasul Paulus mengungkapkan pengorbanan dan pelayananmu (baca ay 17) akan menghasilkan semua pihak bersukacita, semua diberkati!, “aku bersukacita …Dan kamu juga harus bersukacita..” (ay 17-18). Dalam perumpamaan tentang talenta Tuhan menyatakan “Baik sekali perbuatanmu, hai hambaku yang baik dan setia ….Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu” (Mat 25:21). Tuhan adalah Tuhan yang adil, yang akan memperhatikan perbuatan kita dan yang akan memberkati kita sesuai dengan apa yang kita lakukan bagi Dia. Jelas seperti pernyataan Tuhan Yesus “BapaKu dipermuliakan yaitu jika kamu berbuah banyak” (Yoh 15:8), jika kita diberkati dan hidup dalam berkatNya dengan ditandai oleh sukacita.
Last year's retreat was so great, we really had a good time. Everytime I watch this it still makes me smile..
