Agape News

The latest message and news around church

Tingkatkan diri untuk tugas mulia

Firman: Matius 24: 45-51

Tuhan Yesus menggunakan perumpamaan dalam memberikan pengajaran kepada para muridNya, di antaranya tentang hamba yang setia dan hamba yang jahat. Dinyatakan kedua hal ini berbeda dan akan berbeda pula berkatNya. Apa yang ingin dinyatakan oleh Tuhan Yesus agar kita memperoleh berkatNya?

1. Jadilah setia dan bijak
"Siapakah hamba yang setia dan bijaksana.....?" (ay 45). Apa arti setia dan bijak? Orang yang setia adalah orang yang tidak menyimpang ke kiri atau ke kanan dan yang bertahan sampai akhir walaupun tidak diperintahkan. Kesetiaan adalah buah Roh, jadi merupakan sifat atau karakter seseorang. Penulis Amsal berkata "Banyak orang menyebut diri baik hati, tetapi orang yang setia, siapakah menemukannya?" (Ams 20:6) – sulit walaupun ada tetapi tidak banyak. Orang yang bijak adalah orang yang berhikmat (baca Ams 8: 12), dikatakan "orang yang bijak memperhatikan langkahnya" (Ams 14:15) – selalu benar dan tepat! Alkitab menyatakan "Setiap orang yang mendengar perkataanKu dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana" (Mat 7:24). Untuk mampu menjadi setia (buah Roh) dan bijak (hikmat Tuhan), dibutuhkan keakraban kita dengan Tuhan dan kuasa Roh Kudus.

2. Bertanggung jawablah
"yang diangkat oleh tuannya atas orang-orangnya untuk memberikan mereka makanan pada waktunya?" (ay 46). Perhatikan telah diangkat, diberi tugas dan targetnya adalah "memberi makanan pada waktunya". Timing-nya tepat dan benar sehingga tidak ada kelaparan. Apa arti makanan? Secara duniawi adalah makanan untuk tubuh, "Ketika Aku lapar, kamu member Aku makan...." (Mat 25: 35) – gagal melakukan maka Tuhan berkata "Enyahlah dari hadapanKu" (Mat 25:41). Secara rohani adalah makanan untuk roh kita, "Manusia hidup bukan dari roti saja tetapi dari setiap Firman yang keluar dari mulut Allah" (Mat 4:4) dan panggilan kita adalah "haruslah engkau mengajarkannya berulang-ulang kepada anak-anakmu ...." (Ul 6: 7); "ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu" (Mat 28:20). Adapun tujuan utama dinyatakan "menyiapkan bagi Tuhan suatu umat yang layak bagiNya" (Luk 1: 17).

3. Terimalah jabatan mulia
"Sesungguhnya tuannya itu akan mengangkat dia menjadi pengawas segala miliknya" (ay 47). (KH: Kuberi kuasa atas segala sesuatu yang Aku miliki). Milik Tuhan adalah semua yang ada di bumi dan di surga. Dalam hal ini di antaranya, kita dipanggil untuk menjadi penyalur berkatNya, baik harta maupun pengetahuan termasuk jadi saksi Tuhan (baca Kej 12:2-3) dan menggembalakan, "Gembalakanlah domba-dombaKu" (Yoh 21:15). Ini adalah tugas mulia, ".... untuk dipakai tuannya dan disediakan untuk setiap pekerjaan yang mulia" (2 Tim 2: 21). Bagaimana hal ini dapat terjadi? Tuhan Yesus berkata "engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu" (Mat 25:21). Awali dengan kesetiaan, tambahkan dengan kebijaksanaan dan bertanggung jawablah maka dikatakan Tuhan akan memakai kita sebagai alat untuk tugas mulia.

 

Agape on Video

Visual presentation of latest event
Retreat 2014 Highlight

Agape on twitter

Announcements from church

Agape on flickr

Our photo gallery of events and activities