Agape News

The latest message and news around church

Keberhasilan hidup dari Tuhan

Firman: Mazmur 1: 1-3

Tidak ada satupun orang yang tidak ingin menikmati keberhasilan dalam hidup. Sebagai anak Tuhan, kita perlu melihat arti keberhasilan dan cara memperoleh keberhasilan sesuai dengan Alkitab. Secara umum, ukuran keberhasilan seseorang adalah kekayaan yang melimpah dan usaha yang maju. Apakah benar demikian? Rasul Paulus menyatakan “Sebab Kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus” (Rom 14:17). Tuhan Yesus berkata “Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia tetapi kehilangan nyawanya” (Mat 16: 26). Apa kata Pemazmur yang memberi jaminan, “apa saja yang diperbuatnya berhasil” (ay 3)?

1.    Bersahabatlah dengan orang benar
“Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri ... berdosa .., yang tidak duduk .... pencemooh” (ay 1). Perhatikan pergaulanmu! Jangan bergaul dengan orang fasik (KB: orang jahat), orang berdosa dan pencemooh (KB: orang yang menghina Allah). Pemazmur berkata “berbahagialah” jika kita tidak bergaul dengan mereka karena mereka tidak akan membawa kita kepada kebaikan tetapi sebaliknya kepada kejahatan bahkan kehancuran hidup. Diingatkan agar juga berhati-hati menerima nasihat orang fasik! Apa bedanya orang benar dan orang fasik? Bedanya, “orang yang beribadah kepada Allah dan orang yang tidak beribadah kepadaNya” (Mal 3:18). Tegasnya orang benar, “hidup menurut ketetapanKu dan tetap mengikuti peraturanKu dengan berlaku setia” (Yehz 18:9). Berarti nasihat orang benar berdasarkan kebenaran Firman! Nasihat orang fasik perlu dipertanyakan!

2.    Miliki pengetahuan Firman Tuhan
“tetapi yang kesukaannya ... dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam” (ay 2). Tantangan utama kita adalah “kesukaan” (KH: bersukacita) – bukan terpaksa tetapi suka dan bersukacita setiap membaca, mendengarkan bahkan melakukan kehendakNya. Perjuangkan terlebih dahulu! Apa faedah merenungkan Firman? Rasul Paulus menyatakan, “memang bermanfaat .....” (baca 2 Tim 3: 16-17). Penulis Amsal menyatakan “maka engkau akan memperoleh pengertian tentang takut akan Tuhan dan mendapat pengenalan akan Allah” (Ams 2:5-6). Kedua hal ini memampukan kita memperoleh a) hikmatNya, “Permulaan hikmat adalah takut akan Tuhan” (Ams 9:10) sehingga setiap langkah hidup kita senantiasa benar dan tepat karena kita memiliki “kecerdasan .. pengetahuan .. kebijaksanaan..” (Ams 8:12) dan b) lebih beriman dan lebih mengandalkan Tuhan karena mengenalNya, “supaya Ia menjadikan mata hatimu terang, agar kamu mengerti pengharapan...” (Ef 1:18). Dan  “Diberkatilah orang yang mengandalkan Tuhan ... tidak berhenti menghasilkan buah” (Yer 17: 7-8).

3.    Nikmati keberhasilan dari Tuhan
“Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan .. yang tidak layu daunnya ...” (ay 3). Senantiasa memperoleh aliran air, tidak akan mengalami kekeringan atau kelaparan bahkan dikatakan “menghasilkan buah” (Nabi Yeremia berkata, “tidak berhenti menghasilkan buah”). Perhatikan sumber keberhasilan adalah dari Tuhan. Dinyatakan oleh Tuhan Yesus juga, “Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa” (Yoh 15:5). Sumber berkat juga berasal dari Tuhan dan perlu dibedakan dengan kekayaan yang diperoleh dari dunia. Iblis mampu memberi kekayaan, “....semua ini akan kuberikan kepadaMu” (Mat 4:8-9). Bedanya? Dikatakan “Berkat Tuhanlah, yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan menambahinya” (Ams 10:22) (KH: yang tidak disertai dukacita) dan berkat untuk dinikmati (Baca Pkh 5:18).

Agape on Video

Visual presentation of latest event
JKI AGAPE Christmas 2014 Highlight

Agape on twitter

Announcements from church

Agape on flickr

Our photo gallery of events and activities