Agape Kids Christmas Celebration

Saturday 14 December 2019. 11AM at Wesley Church

Merayakan Ulang tahun Gereja Agape yang ke 21

Agape 21st Anniversary

June 15, 2019

Praise & Worship and Sermon

Agape Praise & Worship with Ps. Welyar Kauntu

March 24, 2019

Message

Kotbah Minggu

Kumpulan kotbah dari Pdt. Stephen di kebaktian minggu

Lihat semua...
Event

Kegiatan Agape

Jadwal tetap kegiatan yang diadakan di Gereja Agape

Lihat semua...
visit

Lokasi Tempat Ibadah

220 Pitt Street
NSW 200 Australia

Google Map...
HIGHLIGHT

Agape 21st Anniversary

Events

Kegiatan Komunitas Agape

about

Pastor Stephen Tanuwijaya

Pendeta Stephen Tanuwijaya, lahir pada tanggal 15 September 1951, menikah dengan lbu Susana (Sianny), dan dikaruniai 2 anak kembar perempuan, Stephanie (menikah dengan Terry) dan Stella (menikah dengan Jacky), dan 5 orang cucu yaitu: Jason, Zachary, Bradley, Ryan dan Elizabeth.

Stephen, setelah menamatkan SMA berkuliah di Fakultas Kedokteran di Jakarta dan kemudian pada tahun 1976 pindah ke Australia untuk melanjutkan studi.

Beliau bekerja selama 18 tahun di Patologi (swasta) dengan jabatan akhir sebagai Kepala Department dibidang Endocrinology, sebelum meresponi panggilanNya menjadi hamba Tuhan. Beberapa ilmu di bidang Teologia yang menjadi dasar pelayanannya adalah Dip. Biblical Studies, Cert. in Christian Counselling, MA in Missiology, Doctor in Ministry and Doctor in Christian Counselling.

Aktivitas

Kegiatan Gereja

Bergabunglah bersama kami dalam kegiatan yang kami lakukan

Aktivitas

Kebaktian Minggu Jam 1pm

Ruang kebaktian di
Wesley Theatre

AKTIvitas

Kebaktian Minggu Jam 6pm

Ruang kebaktian di
Wesley Church

AKTIvitas

Sekolah Minggu Jam 1.15pm

kegiatan dilakukan di
ruangan Green Room

AKTIvitas

Persekutuan Doa Rabu Jam 7.15pm

Kegiatan dilakukan di
Wesley Church

AKTIvitas

Kelompok Sel Grup

Kegiatan dilakukan setiap
Sabtu pertama & ketiga

AKTIvitas

Agape Youth Jumat Jam 7pm

Kegiatan dilakukan
ruangan di Wesley Church

MESSAGE

Kotbah Minggu Ini

Mempersiapkan Generasi Penerus

Firman: 1 Tawarikh 22:2-19

Kisah Raja Daud yang mempersiapkan anaknya, Salomo untuk melakukan tugas yang Tuhan berikan yaitu “untuk mendirikan rumah bagi Tuhan” (ay 6). Apa yang Raja Daud sadari? Dikatakan “Salomo, anakku, masih muda dan kurang berpengalaman …. sebab itu baiklah aku mengadakan persediaan baginya!” (ay 5). Inilah kepedulian seorang bapa dalam mempersiapkan anak-anaknya! Tugas gereja di masa kini

yaitu “menyiapkan bagi Tuhan suatu umat yang layak bagiNya” (Luk 1:17). Apa yang perlu dilakukan?

1. Memberitahukan rancangan Tuhan.

“Kemudian dipanggilnya Salomo, anaknya dan diberikan perintah kepadanya untuk mendirikan rumah bagi Tuhan” (ay 6). Daud memanggil dan ia memberi perintah kepada anaknya karena ia mengetahui rancangan Tuhan terhadap Salomo. Pernyataan Tuhan “sejahtera dan sentosa akan Kuberikan atas Israel … Dialah yang akan mendirikan rumah bagi namaKu….Aku akan mengokohkan takhta kerajaannya atas Israel sampai selama-lamanya” (ay 9-11). Daud menyatakan “Aku bermaksud hendak mendirikan .. Tetapi Allah telah berfirman .. Engkau tidak akan mendirikan .. prajurit .. telah menumpahkan darah” (28: 2-3). Betapa indahnya jika orangtua mampu mengetahui rancangan Tuhan. Dari sebab itu berdoalah dengan memperhatikan talenta anak-anak kita serta mengembangkan talenta tersebut (Baca Mat 25:23)

2. Melengkapi segala kebutuhannya

“Sesungguhnya, sekalipun dalam kesusahan, aku telah menyediakan untuk rumah Tuhan itu…” (ay 14). Daud telah mempersiapkan kebutuhan yang ada walaupun tidak dapat seutuhnya melengkapi, “Tetapi baiklah engkau menambahnya lagi” (ay 16). Yang nyata apa yang disiapkan Daud bukan hanya asal saja tetapi dengan kesungguhan bahkan dikatakan “dalam kesusahan” yang berarti dengan pengorbanan. (KH: dengan kerja keras). Mempersiapkan disini juga berarti mendidik mereka sehingga mereka mampu mencapai pendidikan yang tertinggi sebagai ilmu pengetahuan, modal masa depan! Disamping itu melengkapi segala kebutuhan bahkan mempersiapkan secara financial untuk memasuki dunia karier mereka.

3. Memberi semangat dan nasihat.

“Mulailah bekerja! Tuhan kiranya menyertai engkau” (ay 16); “Maka sekarang, arahkanlah hati dan jiwamu untuk mencari Tuhan, Allahmu” (ay 19). Daud a) memberi semangat Salomo untuk tidak menunda, b) ia mendoakan agar Tuhan menyertai dan c) menasihati agar Salomo mencari Tuhan senantiasa. Nabi Yeremia menyatakan “Apabila kamu mencari Aku .. menanyakan Aku dengan segenap hati, Aku akan memberi kamu menemukan Aku … dan Aku akan memulihkan keadaanmu …” (Yer 29:13-14). Carilah Dia dan berjalanlah bersama dengan Tuhan! Tuhan Yesus juga mengajarkan  “Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu” (Mat 6:33)

ABOUT US

Agape at Wesley

Welcome to AGAPE Website Agape Indonesian Christian Fellowship is a  church committed to caring for and blessing the growing Indonesian community in Sydney. By God's grace and power, we are continuously seeking to build a church where people can love one another, grow in spiritual maturity and develop their God given gifts.

Agape is an unconditional love that does not demand anything in return and puts others first before oneself. It is a gold standard that Jesus Christ has shown for us to follow (John 3:16) and indeed it is a noble and worthy challenge to love with the love that Jesus has for mankind.