Agape 21st Anniversary

Merayakan Ulang tahun Gereja Agape yang ke 21

Praise & Worship and Sermon

Agape Praise & Worship with Ps. Welyar Kauntu

March 24, 2019

Agape Praise and Worship Session

Agape Praise & Worship with Ps. O'neil Watson

January 20, 2019

Message

Kotbah Minggu

Kumpulan kotbah dari Pdt. Stephen di kebaktian minggu

Lihat semua...
Event

Kegiatan Agape

Jadwal tetap kegiatan yang diadakan di Gereja Agape

Lihat semua...
visit

Lokasi Tempat Ibadah

220 Pitt Street
NSW 200 Australia

Google Map...
Events

Kegiatan Komunitas Agape

about

Pastor Stephen Tanuwijaya

Pendeta Stephen Tanuwijaya, lahir pada tanggal 15 September 1951, menikah dengan lbu Susana (Sianny), dan dikaruniai 2 anak kembar perempuan, Stephanie (menikah dengan Terry) dan Stella (menikah dengan Jacky), dan 5 orang cucu yaitu: Jason, Zachary, Bradley, Ryan dan Elizabeth.

Stephen, setelah menamatkan SMA berkuliah di Fakultas Kedokteran di Jakarta dan kemudian pada tahun 1976 pindah ke Australia untuk melanjutkan studi.

Beliau bekerja selama 18 tahun di Patologi (swasta) dengan jabatan akhir sebagai Kepala Department dibidang Endocrinology, sebelum meresponi panggilanNya menjadi hamba Tuhan. Beberapa ilmu di bidang Teologia yang menjadi dasar pelayanannya adalah Dip. Biblical Studies, Cert. in Christian Counselling, MA in Missiology, Doctor in Ministry and Doctor in Christian Counselling.

Aktivitas

Kegiatan Gereja

Bergabunglah bersama kami dalam kegiatan yang kami lakukan

Aktivitas

Kebaktian Minggu Jam 1pm

Ruang kebaktian di
Wesley Theatre

AKTIvitas

Kebaktian Minggu Jam 6pm

Ruang kebaktian di
Wesley Church

AKTIvitas

Sekolah Minggu Jam 1.15pm

kegiatan dilakukan di
ruangan Green Room

AKTIvitas

Persekutuan Doa Rabu Jam 7.15pm

Kegiatan dilakukan di
Wesley Church

AKTIvitas

Kelompok Sel Grup

Kegiatan dilakukan setiap
Sabtu pertama & ketiga

AKTIvitas

Agape Youth Jumat Jam 7pm

Kegiatan dilakukan
ruangan di Wesley Church

MESSAGE

Kotbah Minggu Ini

Membawa keluarga beribadah

Firman: Ulangan 6: 13 & 20-25

Musa menyatakan kepada Israel “Engkau harus takut akan Tuhan, Allahmu; kepada Dia haruslah engkau beribadah” (ay 13). Pengganti Musa yaitu Yosua bertekad “Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada Tuhan!” (Yos 24:15). Tantangan kita adalah membawa generasi muda untuk juga mau beribadah kepada Tuhan. Dikatakan “Apabila di kemudian hari anakmu bertanya kepadamu ....? Maka haruslah engkau menjawab anakmu itu” (ay 20). Apa yang dibutuhkan sebagai jawaban kita?

1. Saksikan kedahsyatanNya

“Kita dahulu adalah budak Firaun ... tetapi Tuhan membawa kita keluar dari Mesir dengan tangan yang kuat ... membuat tanda-tanda dan mujijat-mujijat...” (ay 21-22). Status Israel sebagai budak selama 430 tahun, berubah dalam sekejab menjadi merdeka dan kaya. Dinyatakan “mereka meminta dari orang Mesir .. emas dan perak serta kain-kain. Dan Tuhan membuat orang Mesir ... memenuhi permintaan mereka” (Kel 12:35-36) bahkan “lagi sangat banyak ternak ...” (Kel 12:38). Dan di padang gurun, “Ia .. memberi engkau makan manna .... pakaianmu tidaklah menjadi buruk .. kakimu tidaklah menjadi bengkak” (Ul 8:3-4); “kasutmu tidak menjadi rusak di kakimu” (Ul 29:5). Ini yang terjadi karena Dia adalah Tuhan yang dahsyat!

2. Nyatakan kehendak Tuhan

“supaya kita dapat dibawaNya masuk untuk memberikan kepada kita negeri yang telah dijanjikanNya” (ay 23). KehendakNya agar kita masuk dan hidup dalam berkatNya, “suatu negeri yang baik dan luas, suatu negeri yang berlimpah-limpah susu dan madunya” (Kel 3:8). Nabi Yeremiah berkata “untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan” (Yer 29:11). Sudahkah kita masuk ke dalam tanah perjanjian? Firman berkata “Inilah tanda bagimu ... apabila engkau telah membawa bangsa ini keluar dari Mesir, maka kamu akan beribadah kepada Allah di gunung ini” (Kel 3:12). Ibadah itu adalah penyerahan diri sepenuhnya kepada Tuhan untuk melayani atau melakukan kehendakNya (baca Rom 12:1-2) agar  “sesudah kamu melakukan kehendak Allah, kamu memperoleh apa yang dijanjikan itu” (Ib 10:36).

3. Ajarkan hidup dalam kebenaran

“Dan kita akan menjadi benar, apabila kita melakukan segenap perintah itu dengan setia di hadapan Tuhan, Allah kita” (ay 25). Orang yang benar adalah orang yang taat, melakukan perintahNya dengan setia. Bagaimana agar dapat taat? Tuhan berkata “Ingat .. dipadang gurun selama 40 tahun ini dgn maksud merendahkan hatimu dan mencobai engkau ... berpegang pada perintahNya atau tidak” (Ul 8:2). Miliki kerendahan hati! Di dalam perikop ini Tuhan menyatakan agar “Kasihilah Tuhan” (ay 5) dan “beribadah” (ay 13). Tuhan menyatakan kepada Firaun jika menghalangi anak-anakNya beribadah “anak sulung di tanah Mesir akan mati” (Kel 11:5). Dan berkat bagi orang benar dikatakan “tidak pernah kulihat orang benar ditinggalkan dan anak cucunya meminta-minta roti ... menjadi berkat” (Maz 37: 26-26). Berkat 3 generasi!

ABOUT US

Agape at Wesley

Welcome to AGAPE Website Agape Indonesian Christian Fellowship is a  church committed to caring for and blessing the growing Indonesian community in Sydney. By God's grace and power, we are continuously seeking to build a church where people can love one another, grow in spiritual maturity and develop their God given gifts.

Agape is an unconditional love that does not demand anything in return and puts others first before oneself. It is a gold standard that Jesus Christ has shown for us to follow (John 3:16) and indeed it is a noble and worthy challenge to love with the love that Jesus has for mankind.