Online Streaming

AGAPE Online Service 9 August 2020

Agape Praise & Worship with Adon Saptowo

10 October 2019

00
Days
00
Hrs
00
Min
00
Sec
Merayakan Ulang tahun Gereja Agape yang ke 21

Agape 21st Anniversary

June 15, 2019

Praise & Worship and Sermon

Agape Praise & Worship with Ps. Welyar Kauntu

March 24, 2019

Message

Kumpulan Kotbah

Kumpulan kotbah dari Pdt. Stephen di kebaktian minggu

Lihat semua...
Event

Kegiatan Agape

Jadwal tetap kegiatan yang diadakan di Gereja Agape

Lihat semua...
visit

Lokasi Tempat Ibadah

220 Pitt Street
NSW 200 Australia

Google Map...
Events

Kegiatan Komunitas Agape

about

Pastor Stephen Tanuwijaya

Pendeta Stephen Tanuwijaya, lahir pada tanggal 15 September 1951, menikah dengan lbu Susana (Sianny), dan dikaruniai 2 anak kembar perempuan, Stephanie (menikah dengan Terry) dan Stella (menikah dengan Jacky), dan 5 orang cucu yaitu: Jason, Zachary, Bradley, Ryan dan Elizabeth.

Stephen, setelah menamatkan SMA berkuliah di Fakultas Kedokteran di Jakarta dan kemudian pada tahun 1976 pindah ke Australia untuk melanjutkan studi.

Beliau bekerja selama 18 tahun di Patologi (swasta) dengan jabatan akhir sebagai Kepala Department dibidang Endocrinology, sebelum meresponi panggilanNya menjadi hamba Tuhan. Beberapa ilmu di bidang Teologia yang menjadi dasar pelayanannya adalah Dip. Biblical Studies, Cert. in Christian Counselling, MA in Missiology, Doctor in Ministry and Doctor in Christian Counselling.

Aktivitas

Kegiatan Gereja

Bergabunglah bersama kami dalam kegiatan yang kami lakukan

Aktivitas

Kebaktian Minggu Jam 1pm

Ruang kebaktian di
Wesley Theatre

AKTIvitas

Kebaktian Minggu Jam 6pm

Ruang kebaktian di
Wesley Church

AKTIvitas

Sekolah Minggu Jam 1.15pm

kegiatan dilakukan di
ruangan Green Room

AKTIvitas

Persekutuan Doa Rabu Jam 7.15pm

Kegiatan dilakukan di
Wesley Church

AKTIvitas

Kelompok Sel Grup

Kegiatan dilakukan setiap
Sabtu pertama & ketiga

AKTIvitas

Agape Youth Jumat Jam 7pm

Kegiatan dilakukan
ruangan di Wesley Church

MESSAGE

Kotbah Minggu

Berjalan sesuai KehendakNya

Firman: Keluaran 40: 34-38

Musa dipanggil untuk memimpin Israel keluar! Sedangkan Nabi Yeremia berkata “Aku tahu, ya Tuhan, bahwa manusia tidak berkuasa untuk menentukan jalannya dan orang yang berjalan tidak berkuasa untuk menetapkan langkahnya” (Yer 10:23). Sadari Tuhan yang menentukan dari sebab itu seorang pemimpin harus berjalan sesuai kehendakNya. Nabi Yesaya juga berkata  “Penyayang mereka .. akan memimpin .. akan menuntun .. ke dekat sumber-sumber air” (Yes 49:10). Apa yang perlu kita perhatikan sesuai perikop ini?

1. Bina persekutuan dengan Tuhan

“Lalu awan itu menutupi Kemah Pertemuan dan kemuliaan Tuhan memenuhi Kemah Suci” (ay 34). Kehadiran awan menyatakan kemuliaan Tuhan ada di tempat itu! Sewaktu Salomo membawa Tabut Allah ke dalam Bait Allah , “datanglah awan memenuhi rumah Tuhan .. sebab kemuliaan Tuhan memenuhi rumah Tuhan” (1 Raja 8:10-11). Di dalam hadiratNya dibutuhkan kekudusan! Di masa kini tubuh kita adalah “bait Roh Kudus” (1 Kor 6:19). Dari sebab itu bina hubungan antara Roh dan roh kita. Disamping hidup kudus.perhatikan pula ”Janganlah kamu mendukakan Roh Kudus” (Ef 4:30), demikian juga “Jangan padamkan Roh” (1 Tes 5:19)

2. Sabar dan menunggu perintah Tuhan

“Apabila awan itu naik dari atas Kemah Suci, berangkatlah orang Israel ... jika awan itu tidak naik, maka merekapun tidak berangkat ...” (ay 36-37). Tuhan memberi tanda sebagai pernyataan atau perintahNya (baca Bil 9:15-23). Israel harus sabar menunggu sambil memperhatikan tanda-tanda. Jaman masa kini kita perlu menggunakan suara hati, Firman Tuhan, nubuatan, mimpi, tanda dsb, untuk mengetahui kehendakNya! Pengalaman Raja Daud, ia berdoa, bertanya “Apakah aku harus maju melawan orang Filistin itu .. Tuhan ..: Majulah .. Lalu datanglah Daud .. memukul mereka kalah “ dan juga  di saat Tuhan berkata “janganlah maju tetapi … (strategy Tuhan) .. dan Daud berbuat .. seperti yang diperintahkan Tuhan .. Maka ia memukul kalah orang Filistin “ (2 Sam 5: 19, 22-23&25). Gideon, dia minta tanda kepada Tuhan (baca Hak 6:17). Pemazmur: “Berdiam dirilah di hadapan Tuhan dan nantikanlah Dia” (Maz 37:7)

3. Lakukan dengan ketaatan hati

“awan itu naik .. berangkatlah...” (ay 36). (KB: Setiap kali awan itu naik dari atas Kemah Tuhan, bangsa Israel membongkar perkemahan mereka untuk pindah ke tempat lain). Mereka tidak mengajukan pertanyaan mengapa harus berangkat atau harus tinggal. Segera tanda diberikan mereka melakukannya dengan ketaatan. Bagaimana Tuhan mendidik kita dalam ketaatan, dikatakan  “di padang gurun selama 40 tahun ini dengan maksud merendahkan hatimu dan mencobai engkau ... apakah engkau berpegang pada perintahnya atau tidak” (Ul 8:2). Rendah hati dibutuhkan untuk memiliki ketaatan! Dan ketaatan memberikan berkat keberhasilan, “Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras .. tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau yang menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga” (Luk 5:5). Hasilnya?

ABOUT US

Agape at Wesley

Welcome to AGAPE Website Agape Indonesian Christian Fellowship is a  church committed to caring for and blessing the growing Indonesian community in Sydney. By God's grace and power, we are continuously seeking to build a church where people can love one another, grow in spiritual maturity and develop their God given gifts.

Agape is an unconditional love that does not demand anything in return and puts others first before oneself. It is a gold standard that Jesus Christ has shown for us to follow (John 3:16) and indeed it is a noble and worthy challenge to love with the love that Jesus has for mankind.