Bertobatlah dan Dipulihkan

Kisah Tuhan menampakkan diriNya kepada Salomo, setelah ia menyelesaikan pembangunan Bait Allah dan berkata "Telah.......

Firman: 2 Tawarikh 7: 11-22 (baca ay 13-14 & 22)

Kisah Tuhan menampakkan diriNya kepada Salomo, setelah ia menyelesaikan pembangunan Bait Allah dan berkata “Telah Kupilih tempat ini bagiKu sebagai rumah persembahan” (ay 12). Tuhan berkenan tetapi Tuhan kemudian menyatakan “jika engkau tetap mengikuti segala ketetapan dan peraturanKu” (ay 17). Apa yang akan terjadi jika kita tidak hidup sesuai kehendakNya? Masalah terjadi dan dinyatakan “Aku menutup langit, sehingga tidak ada hujan .. belalang memakan habis bumi .. penyakit sampar di antara umatKu ..” (ay 13). Apa yang perlu kita lakukan di dalam menghadapi masalah ini?

1. Merendahkan diri di hadapanNya

“UmatKu, yang atas namaKu disebut, merendahkan diri” (ay 14). Kehendak Tuhan agar kita merendahkan diri! Manusia membutuhkan Tuhan! Kemampuan kita terbatas, dari sebab itu Tuhan Yesus berkata “di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa” (Yoh 15:5). Demikian juga Ia berkata “Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah” (Mat 4:4). Kita juga butuh FirmanNya! Jangan sombong, dinyatakan “yang dibenci Tuhan .. mata sombong” (Ams 6:16-17) (KB: sikap yang sombong). Bagaimana Tuhan mendidik agar umatNya rendah hati? Dinyatakan “di padang gurun .. dengan maksud merendahkan hatimu .. membiarkan engkau lapar dan memberi engkau makan manna” (Ul 8:2-3).

2. Berdoalah dan mencari Tuhan

“Berdoa dan mencari wajahKu” (ay 14). Berdoa adalah berkomunikasi dan mencari wajahNya merupakan kerinduan untuk bertemu (muka dengan muka).  KehendakNya adalah akrab atau bersatu dinyatakan “Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan FirmanKu tinggal di dalam kamu” (Joh 15:7). Amat disayangkan ada penghalang dan dinyatakan oleh nabi Tuhan “tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu dan yang membuat Dia menyembunyikan diri ..” (Yes 59.2). Di dalam perikop ini dinyatakan “Sebab mereka meninggalkan Tuhan .. Itulah sebabnya Ia mendatangkan segala malapetaka ini ke atas mereka” (ay 22).

3. Bertobat agar dipulihkanNya

“Lalu berbalik dari jalan-jalan yang jahat, maka Aku akan mendengar .. mengampuni .. serta memulihkan” (ay 14). Pertobatan dibutuhkan agar terjadi pemulihan! Apakah pertobatan? Di dalam perikop ini dinyatakan “berbalik dari .. yang jahat” untuk berbuat kebaikan; berbalik dari dunia dan kembali ke Tuhan. Nabi Yesaya menyatakan “Tuhan menanti-nantikan saatnya hendak menunjukkan kasihNya kepada kamu” (Yes 30:18). Tuhan tidak menghendaki kita hidup dalam penderitaan. Di saat kita menderita Tuhanpun bersedih hati. KehendakNya adalah memulihkan orang-orang yang dikasihiNya. Kisah Salib Kristus yang baru kita peringati, dinyatakan “dia diremukkan oleh karena kejahatan kita .. dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh” (Yes 53:4) – ini adalah proses bagi kita untuk memperoleh keselamatan. Kotbah Rasul Petrus, “bertobatlah .. memberikan dirimu dibaptis ..” (Kis 2:38)

Next Messages

May 24, 2020

Pentahbisan gembala Gereja Agape, dilakukan pada tanggal 22 May 1998, oleh International Indonesian Christian Fellowship

May 17, 2020

Penulis Ibrani menyatakan “Sebab itu janganlah kamu melepaskan kepercayaanmu, karena besar upah yang menantikannya”.....

May 10, 2020

Ini adalah pengajaran Tuhan Yesus yang dikenal sebagai Kotbah di Bukit. Diawali dengan pernyataan “ Karena itu Aku......