Dampak Kuasa Roh Kudus

Penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain

Firman: Kisah 1: 8 & Ps 2

Kisah Para Rasul menyatakan sehubungan dengan janji Bapa yaitu Roh Kudus, “kamu akan menjadi saksiKu” (Kis 1:8) dan “penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain” (ay 4). Kedua ayat ini menyatakan mereka “penuh dengan Roh Kudus” dan dipakai oleh Tuhan untuk menyaksikan kebesaran Tuhan, “kita mendengar mereka berkata-kata dalam bahasa kita sendiri tentang perbuatan-perbuatan besar yang dilakukan Allah” (Kis 2: 11). Apa yang menjadi dampak bagi mereka dan dunia?

1. Berani bersaksi tentang Kristus

“Maka bangkitlah Petrus berdiri dengan kesebelas rasul itu .. ia berkata kepada mereka” (Kis 2:14). Sebelum pencurahan Roh Kudus, “berkumpullah murid-murid Yesus di suatu tempat dengan pintu-pintu yang terkunci karena mereka takut kepada orang-orang Yahudi” (Yoh 20:19). Kini mereka menjadi berani dan berdiri di depan orang-orang Yahudi dan berkata “Jadi seluruh kaum Israel harus tahu dengan pasti, bahwa Allah telah membuat Yesus yang kamu salibkan itu, menjadi Tuhan dan Kristus” (Kis 2:36). Disamping itu Rasul Petrus menyerukan, “Bertobatlah .. dibaptis .. maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus” (Kis 2: 38). Dampak dari pemberitaan “pada hari itu jumlah mereka bertambah kira-kira 3000 jiwa” (Kis 2:41)

2. Bersatu dalam kasih dan peduli

“Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan” (Kis 2:42). Orang-orang percaya berkumpul belajar FirmanNya dari para Rasul untuk “mendapat pengenalan akan Allah” (Ams 2:5) dan “diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik” (2 Tim 3:17). Dari sebab itulah di dalam persekutuan, mereka memiliki kualitas yang baik di antaranya “kasih dan peduli”, “bersatu .. membagi-bagikannya kepada semua orang sesuai dengan keperluan masing-masing” (Kis 2: 44-45). Di dalam perikop yang sama, “mereka semua hidup dalam kasih karunia yang melimpah-limpah. Sebab tidak ada seorangpun yang kekurangan di antara mereka” (Kis 4:33-34).

3. Memiliki karakter seperti Kristus

“makan bersama .. gembira .. tulus hati .. mereka disukai semua orang” (Kis 2:47). Apakah benar kita disukai oleh semua orang? Disukai atau tidak disukai pada umumnya tergantung dari karakter yang kita miliki? Mungkinkah karakter seseorang diubah? Mungkin! Contoh Zakeus (baca Luk 19:9) dan Saulus (baca Kis 9:19). Ini terjadi dengan kuasa Tuhan yaitu buah Roh, “kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemah lembutan dan penguasaan diri” (Gal 5:22-23). Buah Roh harus bertumbuh dalam kehidupan orang percaya, “hidup oleh Roh” (Gal 5:16) dan “dipimpin oleh Roh” (Gal 5:18). Tantangan kita, “wajib hidup sama seperti Kristus telah hidup” (1 Yoh 2:6) dan inilah dampaknya sebagai saksiNya “Tuhan menambahkan jumlah dengan orang yang diselamatkan” (Kis 2:47).

Next Messages

August 5, 2021

Dan Henokh hidup bergaul dengan Allah selama 300 tahun lagi, setelah ia memperanakkan Metusalah

August 1, 2021

Barangsiapa Kukasihi, ia Kutegor dan Kuhajar, sebab itu relakan hatimu dan bertobatlah

August 29, 2021

Tetapi jika aku harus hidup di dunia ini, itu berarti bagiku bekerja memberi buah