Photo by Ben White on Unsplash

Kebahagiaan bagi orang benar

Berbahagialah orang yang takut akan Tuhan, yang sangat suka kepada segala perintahNya

Firman: Mazmur 112: 1-10

Pemazmur menyatakan “Berbahagialah orang yang takut akan Tuhan, yang sangat suka kepada segala perintahNya” (ay 1). Dilanjutkan “Sebab ia takkan goyah untuk selama-lamanya; orang benar itu akan diingat selama-lamanya” (ay 6). Janji kebahagiaan bagi orang yang takut akan Tuhan atau orang benar! (Baca Yehz 18:9). Hiduplah dengan setia sebagai pelaku Firman! Dan inilah janji kebahagiaan yang Tuhan akan berikan dalam kehidupan, yaitu:

1. Menyaksikan anak cucu diberkati
“Anak cucunya akan perkasa di bumi, angkatan orang benar akan diberkati” (ay 2). Kata “perkasa di bumi” – KB: berkuasa; KH: dihormati! Dan yang akan diberkati adalah angkatan orang benar dan anak cucunya, tiga generasi! Lewat Nabi Yesaya dikatakan “Keturunan akan terkenal ... dan anak-cucumu .. sehingga semua orang melihat mereka akan mengakui .. adalah keturunan yang diberkati Tuhan” (Yes 61:9). Pemazmur berkata “Harta dan kekayaan ada dalam rumahnya, kebajikannya tetap untuk selamanya” (ay 3). (KB: akan kaya dan makmur ... sejahtera selama-lamanya). Daud yang mengenal Tuhan mengetahui janjiNya dan ia berdoa “hambaMu ini telah memberanikan diri untuk memanjatkan doa ... Kiranya Engkau sekarang berkenan memberkati keluarga hambaMu ini supaya tetap ada di hadapanMu untuk selama-lamanya” (1 Taw 17:25-27)

2. Mampu menyalurkan berkat Tuhan
“Di dalam gelap terbit terang bagi orang benar, pengasih dan penyayang orang yang adil” (ay 4). Bagi orang benar, pengasih dan penyayang akan terbit terang, “terang Tuhan terbit atasmu” (Yes 60:2). Dari sebab itu Tuhan Yesus menyatakan “Kamu adalah terang dunia … supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga” (Mat 5:14-16). Istilah “terang” dapat diartikan pemberi dan itulah panggilan orang percaya “dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat” (Kej 12:3). Pemazmur, “Mujur orang yang menaruh belas kasihan dan yang memberi pinjaman” (ay 5) dan “Ia membagi-bagikan, ia memberikan kepada orang miskin” (ay 9). Tuhan Yesus berkata, “Adalah lebih berbahagia memberi daripada menerima” (Kis 20:35).

3. Menikmati hidup aman dan tentram
“Ia tidak takut kepada kabar celaka, hatinya tetap, penuh kepercayaan kepada Tuhan” (ay 7). Memiliki keyakinan atau iman sepenuhnya kepada Tuhan. Pemazmur Daud berkata “Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku, …” (Maz 23:4). Hidup ini ada dalam penyertaan Tuhan, “Aku menyertai kamu senantiasa” (Mat 28:20). Dari sebab itu Rasul Paulus berkata “Jika Allah ada dipihak kita, siapakah yang akan melawan kita?” (Rom 8:31). Pemazmur juga berkata “Hanya pada Allah saja kiranya aku tenang sebab dari padaNyalah harapanku” (Maz 62:6).

Next Messages

December 1, 2019

Untuk menjadi manusia baru dibutuhkan proses (metamorphosa), tidak seketika berubah tetapi perlahan-lahan...

November 24, 2019

Injil Yohanes memberikan judul dalam perikop ini “Gembala yang baik”dan dinyatakan “Akulah gembala yang baik”

November 17, 2019

Kisah perjalanan Tuhan Yesus, dikatakan “Yesus masuk ke kota Yerikho ..di situ ada seorang bernama Zakheus