Kebaikan Tuhan bagi Manusia

Pujilah Tuhan, hai jiwaku! Pujialah namaNya yang kudus, hai segenap batinku!

Kebaikan Tuhan bagi Manusia
Firman: Mazmur 103: 1-22 (baca  ay 1-5)

Pemazmur Daud menyatakan “Pujilah Tuhan, hai jiwaku! Pujialah namaNya yang kudus, hai segenap batinku! Pujilah Tuhan, hai jiwaku dan janganlah lupakan segala kebaikanNya!” (ay 1). Pemazmur mengajak untuk: a) memuji Tuhan, “Hatiku siap, ya Allah, hatiku siap; aku mau menyanyi, aku mau bermazmur. Bangunlah hai jiwaku ..” (Maz 57:8-9) dan b) mengingat kebaikan Tuhan. Kedua ini tidak terpisahkan karena pada umumnya kita memuji Tuhan jika kita mengetahui kebaikan Tuhan. Apakah kebaikan Tuhan yang dinyatakan?

1. Tuhan mengampuni segala dosa
“Dialah yang mengampuni segala kesalahanmu, yang menyembuhkan segala penyakit - mu” (ay 3). Nabi Yesaya berkata “yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu .. dosamu” (Yes 59:2). Dan Tuhan Yesus tidak menghendakiNya, “Aku mau supaya, di mana Aku berada, mereka juga berada bersama-sama dengan Aku” (Yoh 17: 24). Dari sebab itu Ia rela mati di kayu salib, “Sebab inilah darahKu .. untuk pengampunan dosa” (Mat 26:28). Rasul Yohanes berkata “Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni .. dan menyucikan ..” (1Yoh 1:9). Dosa dan penyakit dapat terjadi,  “dosamu sudah diampuni .. bangunlah, angkatlah tempat tidurmu ..” (Mat 9: 2&6) tetapi tidak semuanya, “buta .. Bukan dia dan bukan juga orangtuanya ..” (Yoh 9:2-3).

2. Tuhan mengasihi umat manusia
“Dia yang menebus hidupmu dari lubang kubur, yang memahkotai engkau dengan kasih setia dan rahmat” (ay 4). Tuhan tidak menghendaki kita masuk ke dalam “kematian yang kedua” (Wah 20:14), kita telah ditebus dan dimahkotai dengan “kasih setia” (Ib: Hesed, “kita tidak setia, Dia tetap setia” (2 Tim 2:13)) dan “rahmat” (Ib: rahamin atau belas kasihan). Dinyatakan “Tuhan adalah penyayang dan pengasihi, panjang sabar dan berlimpah kasih setia” (ay 8) dan “Seperti bapa sayang kepada anak-anaknya .. Dia ingat, bahwa kita ini debu” (ay 13-14). Beberapa hal lain yang Tuhan lakukan bagi orang yang dikasihNya, di antaramya: a) “diperingatkanNya .. menghajar orang yang dikasihNya” (Ib 12:6); b) “yang dikasihNya dilindungiNya” (1 Sam 2:9); “yang dikasihi .. dan yang dipelihara untuk Yesus Kristus” (Yud 1:1)

3. Tuhan memberi kepuasan dan kekuatan
“Dia yang memuaskan hasratmu dengan kebaikan, sehingga masa mudamu menjadi baru seperti pada burung rajawali” (ay 5). “Memuaskan hasratmu” (KH: memenuhi hidupmu) – puas karena terpenuhi sehingga memiliki semangat hidup! Rasul Paulus berkata “Biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan” (Rom 12:11) dan mampu terbang tinggi bagaikan rajawali. Nabi Yesaya menyatakan, “orang2 yang me-nanti2-kan Tuhan mendapat kekuatan baru; mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu” (Yes 40: 31). Ingat rajawali terbang tinggi menunggu badai dan ia mengepakkan sayapnya kemudian melaju tinggi. Nantikanlah kuasa Roh Kudus yang memampukan kita!

Next Messages

August 5, 2021

Dan Henokh hidup bergaul dengan Allah selama 300 tahun lagi, setelah ia memperanakkan Metusalah

August 1, 2021

Barangsiapa Kukasihi, ia Kutegor dan Kuhajar, sebab itu relakan hatimu dan bertobatlah

August 29, 2021

Tetapi jika aku harus hidup di dunia ini, itu berarti bagiku bekerja memberi buah