Kehidupan yang berbuah

... dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap

Firman: Yohanes 15: 1-8, 16

Pernyataan Tuhan Yesus, “Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap” (ay 16) – Berbuah adalah kewajiban, yaitu kita menjadi berguna bagi kemuliaan nama Tuhan, “BapaKu dipermuliakan yaitu jika kamu berbuah banyak” (ay 8). Tuhan Yesus juga menyatakan dalam perumpamaan, “Sudah tiga tahun aku datang mencari buah pada pohon ara ini dan aku tidak menemukannya. Tebanglah pohon ini! Untuk apa ia hidup di tanah ini dengan percuma!” (Luk 13: 7). Rasul Paulus berkata “Tetapi jika aku harus hidup di dunia ini, itu berarti bagiku bekerja memberi buah” (Fil 1:22). Apa yang perlu diperhatikan agar kita berbuah dalam hidup ini?

1.     Hidup dalam Firman Tuhan

“Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan kepadamu” (ay 3). Sudah menerima dan mendengarkan Firman Tuhan! Sudah bersih dan berkewajiban untuk mempertahankannya. Pemazmur berkata “Dengan apakah seorang muda mempertahankan kelakukannya bersih? Dengan menjaganya sesuai dengan FirmanMu” (Maz 119:9). Pemazmur juga berkata “Tetapi yang kesukaannya ialah Taurat Tuhan dan yang merenungkan ... Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil” (Maz 1:2-3) - berbuah dengan keberhasilan hidup!

2.     Bina keakraban dengan Tuhan

“Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam Dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa” (ay 5). Kata “tinggal” berarti bersama atau bersekutu adalah mutlak yang harus terjadi jika kita mau berbuah atau berguna! Di dalam jaman kasih karunia, Rasul Paulus berkata “Allah telah menyuruh Roh AnakNya ke dalam hati kita” (Gal 4:6). Persekutuan antara roh kita dan Roh Kudus telah terbina dan perlu ditingkatkan! Tuhan Yesus menyatakan “Aku telah memberitahukan kepada kamu segala sesuatu yang telah Kudengar dari BapaKu” (Yoh 15:15). Kita diberitahu dan pasti tahu akan kehendak Bapa! Yang penting yaitu pesan dari Rasul Paulus  “Dan janganlah kamu mendukakan Roh Kudus Allah” (Ef 4:30) dan “Janganlah padamkan Roh” (1 Tes 5:20)

3.     Ijinkan Roh Kudus berkarya

“Kamu akan berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-muridKu” (ay 8). Tanda bahwa kita adalah murid Tuhan yaitu berbuah banyak atau menjadi berguna bagi KerajaanNya. Apa yang dimaksudkan dengan berbuah? Di dalam alkitab ada beberapa buah, di antaranya a) Buah pertobatan, “Jadi hasilkan buah yang sesuai dengan pertobatan” (Mat 3:8) – perubahan paradigma pikir; b) Buah Roh, “kasih .. kemurahan .. penguasaan diri” (Gal 5:22-23) – perubahan karakter dan c) Buah pelayanan, “Injil itu berbuah dan berkembang  .. di antara kamu .. kamu memberi buah dalam segala pekerjaan baik ..” (Kol 1: 6&10) atau di dalam jemaat mula-mula, “mereka disukai semua orang. Dan Tuhan menambahkan jumlah mereka..” (Kis 2:47)  

Next Messages

August 5, 2021

Dan Henokh hidup bergaul dengan Allah selama 300 tahun lagi, setelah ia memperanakkan Metusalah

August 1, 2021

Barangsiapa Kukasihi, ia Kutegor dan Kuhajar, sebab itu relakan hatimu dan bertobatlah

August 29, 2021

Tetapi jika aku harus hidup di dunia ini, itu berarti bagiku bekerja memberi buah