Masa Depan Cerah bagi UmatNya

Aku akan memulihkan keadaanmu .. Aku akan mengembalikan kamu ke tempat di mana Aku telah membuang kamu

Firman: Yeremia 29: 10-14

Israel ada di Babel, “yang telah diangkut ke dalam pembuangan oleh Nebukadnezar dari Yerusalem ke Babel” (ay 1). Dan ini disebabkan karena mereka sering memberontak kepada Tuhan. Dan nampaknya ini seperti hukuman tetapi sebenarnya adalah didikan Tuhan dan Tuhan berjanji “Aku akan memulihkan keadaanmu .. Aku akan mengembalikan kamu ke tempat di mana Aku telah membuang kamu” (ay 14). Inilah karakter Tuhan yang penuh kasih! Dicatat dalam kitab Hakim2, “Israel melakukan pula yang jahat di mata Tuhan; lalu Eglon, Raja Moab diberi Tuhan kuasa atas Israel .. (18 tahun takluk) .. berserulah .. maka Tuhan membangkitkan bagi mereka seorang penyelamat yaitu Ehud ..” (Hak 3: 12-15). Apa yang dinyatakan Nabi Yeremia kepada bangsa pilihan akan masa depan mereka?

1. Tuhan telah merancangkan hidup
“Sebab Aku ini mengetahui rancangan2 apa yang ada padaku mengenai kamu” (ay 11). Siapakah yang merancangkan kehidupan kita? Dinyatakan dalam FirmanNya, “sebelum Aku membentuk engkau dalam rahim ibumu, Aku telah mengenal engkau, dan sebelum engkau keluar dari kandungan .. Aku telah menetapkan engkau menjadi ..” (1:5). Tuhan telah menetapkan dan melengkapi kita, “tiap tiap orang dikaruniakan pernyataan Roh” (1 Kor 12:7). Dan talenta atau karunia ini harus digunakan “engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu” (Mat 25: 21-22)

2. Tuhan memberi damai sejahtera
“yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan” (ay 11).(Engl: prosper – kesejahteraan termasuk financial). Tentang damai sejahtera Tuhan berkata, “Damai sejahteraKu Kuberikan kepadamu .. tidak seperti yang diberikan oleh dunia .. Jangan gelisah dan gentar hatimu” (Yoh 14:27). Damai sejahtera (Ib: Shalom) yang dimaksud ini memberikan ketentraman/ ketenangan sehingga tidak ada gangguan yang membuat hati “gelisah” (KH: kuatir) dan “gentar hati” (KH: takut). Dan ini dapat terjadi jika ada kehamonisan kita dengan Allah dan sesama, dalam arti kata hidup benar (tidak ada dosa). Pernyataan teman Ayub, “Berlakulah ramah terhadap Dia, supaya engkau tentram” (Ayub 22:21) (KB: Berdamailah dengan Tuhan). (baca Zach 8:12 – berkat!)

3. Tuhan menjanjikan masa depan
“untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh pengharapan” (ay 11). Ini adalah janji Tuhan dan pasti akan digenapi, “Janji Tuhan adalah janji yang murni .. Engkau, Tuhan, yang akan menepatinya” (Maz 12: 7-8). Apa yang Tuhan janjikan kepada Israel? Di antaranya “apabila kamu berseru dan datang untuk berdoa kepadaKu, maka Aku akan mendengarkan kamu .. Aku akan memulihkan keadaanmu ..” (Yer 29: 13-14).  Musa berkata, “Tuhan akan mengangkat engkau menjadi kepala dan bukan ekor, engkau akan tetap naik dan bukan turun, apabila engkau mendengarkan perintah Tuhan .. kaulakukan dengan setia” (Ul 28:13). Penulis Amsal meyakinkan “Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang” (Ams 23:18). Dan untuk mencapai itu, “Arahkanlah perhatianmu pada didikan” dan “takutlah akan Tuhan senantiasa” (Ams 23:12&17).

Kotbah terbaru

VIDEO
September 4, 2022

Next Messages