Masa depan cerah bersamaNya

Nabi Yesaya berkata “Dan sekarang, Tuhan Allah mengutus Aku dengan RohNya” (ay 16) untuk menyampaikan pesan Tuhan,......

Firman: Yesaya 48: 15-22

Nabi Yesaya berkata “Dan sekarang, Tuhan Allah mengutus Aku dengan RohNya” (ay 16) untuk menyampaikan pesan Tuhan, “damai sejahteramu .. tidak pernah kering, dan kebahagiaanmu .. tidak pernah berhenti .. keturunanmu .. nama mereka tidak akan dilenyapkan atau ditiadakan dari hadapanKu” (ay 18-19). Nabi Yeremia menyatakan “rancangan .. untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan” (Yer 29:11). Masa depan cerah bagi umat Tuhan, dikatakan sbb:

1. Mau menerima pengajaranNya.

“Akulah Tuhan, Allahmu, yang mengajar engkau tentang apa yang memberi faedah” (ay 17). Dinyatakan Tuhan sendiri yang mengajarkan dari sebab itu pengajaran yang harus kita terima adalah pengajaran yang sesuai dengan FirmanNya. Tuhan Yesus menyatakan “FirmanMu adalah kebenaran” (Yoh 17:17) – pengajaran yang lain dari dunia ini harus diteliti apakah sesuai dengan Firman Tuhan. Apa faedah menerima pengajaran Firman? Lewat Nabi Yesaya dikatakan “Ia mengajarkan kita tentang jalan-jalanNya, dan supaya kita berjalan menempuhnya” (Yes 2:3). Penulis Amsal berkata “Karena Tuhan memberi ajaran .. Berbahagialah orang yang mendapat hikmat .. panjang umur .. kekayaan dan kehormatan ” (Ams 3:12-17). Perhatikan Salomo yang berhikmat (baca 2 Taw 9:22-24).

2. Mau menerima bimbinganNya.

“Akulah Tuhan Allahmu, … yang menuntun engkau di jalan yang harus kautempuh” (ay 17). Tuhan tidak hanya mengajarkan kebenaran tetapi juga mau menuntun umatNya agar mencapai tujuan sesuai rancanganNya. Pengalaman Daud, ia berkata “Tuhan adalah gembalaku … Ia membimbing aku ke air yang tenang … Ia menuntun aku di jalan yang benar…” (Maz 23: 1-3). Manusia membutuhkan bimbingan, dikatakan “sesat seperti domba, masing-masing kita mengambil jalannya sendiri” (Yes 53:6). Dari sebab itu panggilan gereja, “pergi, jadikanlah semua bangsa muridKu dan baptislah … ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu” (Mat 28:20).

3. Mau mentaati perintahNya.

“Sekiranya engkau memperhatikan perintah-perintahKu ..” (ay 18) (KH: mentaati hukum - hukumKu).  Bagaimana bisa taat? Dibutuhkan kerendahan hati. (baca Ul 8:2-3). Penulis Ibrani berkata “sesudah kamu melakukan kehendak Allah, kamu akan memperoleh apa yang dijanjikan itu” (Ib 10:36). Mujijat juga terjadi disebabkan oleh ketaatan. Kisah Simon Petrus “Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan kami tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga” (Luk 5:5); “Dan setelah mereka melakukannya, mereka menangkap sejumlah besar ikan ... jala mereka mulai koyak” (Luk 5:6). Dalam perikop ini dinyatakan “Mereka tidak menderita haus ketika Ia memimpin mereka melalui tempat-tempat yang tandus” (ay 21).

Next Messages