Membangun Kembali Tubuh Kristus

Ia menugaskanku untuk mendirikan rumah bagiNya di Yerusalem. Siapa di antara kamu termasuk umatNya, Allah menyertainya!

Firman: Ezra Pasal 1-3

Dinyatakan “Tuhan menggerakkan hati Koresy, raja Persia untuk menggenapkan firman yang diucapkan oleh nabi Yeremia” (1:1) dan inilah perintahnya “Ia menugaskan aku untuk mendirikan rumah bagiNya di Yerusalem .. Siapa di antara kamu termasuk umatNya, Allah menyertainya! Biarlah ia berangkat pulang ke Yerusalem” (1: 2-3). Apa yang perlu dilakukan sesuai dengan catatan dari kitab Ezra ini?

1. Sadari akan panggilanNya

“Maka berkemaslah .. setiap orang yang hatinya digerakkan Allah untuk berangkat pulang dan mendirikan rumah Tuhan ..” (1:5). Tuhan tidak menghendaki semua orang tetapi sebagian saja yaitu “yang hatinya digerakkan Allah”. Teringat akan pernyataan Tuhan Yesus, “Sebab banyak yang dipanggil, tetapi sedikit yang dipilih” (Mat 22:14) dan bagaimana agar kita terpilih, kategori dalam alkitab dinyatakan sbb “yang cakap dan takut akan Tuhan .. yang dapat dipercaya dan yang benci kepada pengejaran suap” (Kel 18:21). Di dalam perikop ini ada tercatat tentang, “sukarela” (1:6) – “mempersembahkan persembahan dengan sukarela” (2:68). Memberi dengan sukarela

2. Pulihkan persekutuan dengan Tuhan

“membangun mezbah Allah Israel untuk mempersembahkan korban bakaran di atasnya” (3:2). Apakah arti mezbah? Kata mezbah pertama kali muncul “Lalu Nuh mendirikan mezbah bagi Tuhan” (Kej 8:20) dan Tuhan berkenan! Dalam kisah Abraham, “Maka didirikannya di situ mezbah bagi Tuhan yang telah menampakkan diri kepadanya” (Kej 12:7) dan “memanggil nama Tuhan” (Kej 12:8). Secara sederhananya mezbah dapat diartikan sebagai persekutuan kita dengan Tuhan, di mana kita dapat memuji dan menyembah serta mempersembahkan korban yang menyenangkan hati Tuhan dan di situlah pula kita dapat merasakan hadirat Tuhan.


3. Persembahkan korban bagi Tuhan

“mereka mulai mempersembahkan korban bakaran bagi Tuhan, namun dasar bait suci Tuhan belum juga diletakkan” (3:6).Menurut kitab Imamat, mempersembahkan korban bakaran sebagai ungkapan agar “Api .. supaya terus menyala, jangan dibiarkan padam” (Im 6:12) – “biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan” (Rom 12:11). Adapun persembahan yang berkenan di hadapan Tuhan adalah “Persembahkan tubuhmu .. berubahlah oleh pembaruan budimu sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah” (Rom 12:1-2). Lakukan ini sebelum memulai pelayanan dalam pembangunan dan janjiNya “Mulai dari hari diletakkan dasar bait Allah .. Aku akan memberi berkat” (Hag 2:18-19). Dan inilah sebagian berkatNya “tak kan kekurangan aku” (Maz 23:1); “Dengan panjang umur akan Kukenyangkan dia” (Maz 91:16) dan “kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus” (Rom 14:17).

Next Messages

Rumah-Ku akan disebut rumah doa

March 7, 2021

Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya

February 14, 2021

Tuhan yang menentukannya tetapi tergantung tanah liat yang ada ditanganNya