Menjadi berguna dalam pelayanan

Dalam rumah yang besar terdapat perabot dari emas, perak, kayu dan tanah.

Firman: 1 Korintus 12:12-31

Rasul Paulus berbicara kepada Timotius, anak didiknya, “Dalam rumah yang besar .. terdapat perabot dari emas dan perak .. dari kayu dan tanah; yang pertama dipakai untuk  maksud yang mulia dan yang terakhir untuk maksud yang kurang mulia” (ay 20). Pernyataan “Dalam rumah yang besar” dapat diartikan dalam persekutuan atau dalam gereja Tuhan. Di dalam perikop ini Rasul Paulus menyatakan “seperti tubuh itu satu dan anggota-anggotanya banyak .. merupakan satu tubuh” (ay 12). Apa yang perlu diperhatikan agar kita berguna dalam pelayanan, melakukan tugas mulia bagi Tuhan?

1. Perhatikan karunia dan panggilan

“Allah telah memberikan kepada anggota, masing-masing secara khusus, suatu tempat pada tubuh, seperti yang dikehendakiNya” (ay 18). Penempatan kita sesuai dengan kehendakNya! Sadari bahwa “tiap-tiap orang dikaruniakan pernyataan Roh untuk kepentingan bersama” (ay 7). Rasul Paulus berkata “Jika karunia untuk melayani, baiklah kita melayani .. mengajar .. menasihati” (Rom 12: 7-8). Gunakan talentaagar kita menerima pujian, “Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baikdan setia” (Mat 25:21) bahkan dikatakan “ambillah talenta itu dari padanya danberikanlah kepada orang yang mempunyai sepuluh talenta itu” (Mat 25:28). Talenta bertambah!

 

2. Bekerja sama untuk mencapai tujuan

“Jadi mata tidak dapat berkata kepada tangan: Aku tidak membutuhkan engkau” (ay 21). Kenyataan hidup semua dibutuhkan dan saling membutuhkan bahkan , “Malahan justru anggota-anggota tubuh yang nampaknya paling lemah, yang paling dibutuhkan” (ay 22). Jadi tidak ada status yang tinggi dan yang rendah, semua harus berperan!. Rasul Paulus juga menyatakan “Allah telah menyusun tubuh kita begitu rupa, sehingga kepada anggota-anggota yang tidak mulia diberikan penghormatan khusus, supaya jangan terjadi perpecahan dalam tubuh .. saling memperhatikan” (ay 24-25). Perbedaan seharusnya adalah kesempatan bersinergi,bekerja sama dan saling melengkapi. Rasul Paulus berkata “kenakanlah kasih sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan” (Kol 3:14) – kasih Kristus atau Agape!

 

3. Membangun dengan tanggung jawab

“Karena itu jika satu anggota menderita, semua anggota turut menderita .. dihormati ..turut bersukacita” (ay 26). Setiap bagian tubuh harus berperan dan bertanggung jawab serta bekerja sama memenuhi kebutuhan tubuh secara utuh. Rasul Paulus berkata “Bilamana kamu berkumpul, hendaklah tiap-tiap orang mempersembahkan sesuatu ..  tetapi semuanya itu harus dipergunakan untuk membangun” (1 Kor 14:26). Peran pribadi dibutuhkan dan kita perlu bertanggung jawab sebagai bagian daripada tubuh Kristus dan jangan memisahkan diri dari tubuh. Penulis Ibrani menyatakan “Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemua-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat” (Ib10:25).        

Next Messages

Rumah-Ku akan disebut rumah doa

March 7, 2021

Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya

February 14, 2021

Tuhan yang menentukannya tetapi tergantung tanah liat yang ada ditanganNya