Murid Kristus yang sejati

...dia yang melakukan kehendak BapaKu yang di sorga

Firman: Kolose 2: 6-7

Perlu direnungkan di antaranya, “Bukan setiap orang yang berseru kepadaKu: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Surga, melainkan dia yang melakukan kehendak BapaKu yang di sorga” (Mat 7:21). Tuhan Yesus berkata “Sebab banyak yang dipanggil, tetapi sedikit yang dipilih” (Mat 22:14). Dalam perumpamaan “sepuluh gadis .. lima di antaranya bodoh dan lima bijaksana” (Mat 25:1-2). Rasul Yohanes berkata “Aku sangat bersukacita bahwa aku mendapati, bahwa separuh dari anak-anakmu hidup dalam kebenaran ..” (2 Yoh 1:4). Apa yang Rasul Paulus nyatakan agar kita dapat disebut sebagai murid Kristus yang sejati?

1.     Menerima Tuhan Yesus sebagai Kristus

“Kamu telah menerima Kristus Yesus Tuhan kita” (ay 6). Benarkah kita telah menerima Tuhan Yesus sebagai Kristus, Juruselamat yang telah menebus dosa kita? Banyak orang yang menjadi Kristen tanpa mengenal Kristus dengan benar. Kotbah Rasul Petrus setelah pencurahan Roh Kudus, “Jadi seluruh kaum Isreal harus tahu dengan pasti bahwa Allah telah membuat Yesus, yang kamu salibkan itu menjadi Tuhan dan Kristus” (Kis 2:36). Kisah Rasul Petrus yang menyatakan pengakuannya, “Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup! Kata Yesus .. bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu melainkan BapaKu yang di sorga” (Mat 16:16-17). Rasul Paulus berkata “tidak ada seorangpun yang dapat mengaku: Yesus adalah Tuhan, selain oleh Roh Kudus” (1 Kor 12;3).

2.     Bertumbuh dalam iman kepercayaan

“Hendaklah kamu berakar .. dibangun di atas Dia .. bertambah teguh dalam iman .. “ (ay 7). Perlu diawali dengan berakar untuk dapat bertumbuh dengan baik dan mampu berdiri teguh dalam berbagai pencobaan. Bagaimana agar dapat berakar? Penulis Amsal berkata “jikalau engkau mencarinya .. mengejarnya seperti mengejar harta terpendam, maka engkau akan .. mendapat pengenalan akan Allah” (Ams 2:4-5). Pengenalan akan Kristus ini menjadi sangat penting bagi pertumbuhan iman kita dalam Kristus! Disamping itu pemazmur menyatakan “mereka yang ditanam di bait Allah akan bertunas di pelataran Allah kita” (Maz 92:14) – pertimbangkan berada dan ditanam di sebuah gereja local, “memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan bagi pembangunan tubuh Kristus” (Ef 4:12)

3.     Menghasilkan buah bagi KerajaanNya

“hendaklah hatimu melimpah dengan syukur” (ay 7). Bersyukur menandakan puas dengan apa yang Tuhan lakukan dalam hidup ini. Bersyukur merupakan kesaksian akan kebaikan Tuhan. Pemazmur berkata “Bersyukurlah kepada Tuhan, serukanlah namaNya, perkenalkanlah perbuatanNya di antara bangsa-bangsa! (Maz 105:1). Rasul Paulus juga berkata “Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan ..” (Rom 8:28). Dampak bersyukur yaitu kita diberkati dan berbuah, “kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-muridKu” (Yoh 15:8). Disamping itu bersyukur adalah bukti sukacita, salah satu dari “buah Roh” (Gal 5:22)

Next Messages

August 5, 2021

Dan Henokh hidup bergaul dengan Allah selama 300 tahun lagi, setelah ia memperanakkan Metusalah

August 1, 2021

Barangsiapa Kukasihi, ia Kutegor dan Kuhajar, sebab itu relakan hatimu dan bertobatlah

August 29, 2021

Tetapi jika aku harus hidup di dunia ini, itu berarti bagiku bekerja memberi buah