Tetap Setia dalam Iman

Setiap orang yang mau mengikuti Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya

Firman: Wahyu 2: 8-11

Di masa yang dinyatakan bahwa kita ada di masa penyempurnaan Gereja, dalam bulan ini kita akan memperhatikan teguran dan pujian Tuhan terhadap ketujuh jemaat yang dinyatakan di dalam Kitab Wahyu. Jemaat di Smirna adalah jemaat yang menerima pujian tanpa ada teguran, karena Tuhan berkenan. Kota Smirna hingga saat ini masih ada dan disebut Izmir, berbeda dengan kota Efesus yang sudah tidak ada lagi. Apa yang dapat kita pelajari?

1. Siap menghadapi tantangan
“Aku tahu kesusahanmu dan kemiskinanmu .. dan fitnah mereka” (ay 9). Apa yang menjadi penyebabnya? Komentari menyatakan karena iman kepercayaan mereka. Smirna bersekutu dengan Roma dengan mendirikan kuil Kaisar Tiberius. Penduduk Smirna berkewajiban datang memberi persembahan dan menyatakan Kaisar adalah Tuhan! Disinilah awal kesulitan bagi orang percaya sehingga pemerintah Romawi, membakar rumah, menjarah, menawan bahkan membunuh dan manusia diadu dengan binatang. Ini yang perlu dihadapi oleh orang percaya waktu itu! Masa kini tentu seberat itu. Tuhan Yesus berkata “dunia membenci kamu .. ia telah lebih dahulu membenci Aku dari pada kamu” (Yoh 15:18) dan Ia menyatakan “Setiap orang yang mau mengikuti Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya ..” (Luk 9: 23).

2. Jangan takut menderita
“Jangan takut terhadap apa yang harus engkau derita! Sesungguhnya Iblis akan melemparkan beberapa orang dari antara kamu ..” (ay 10). Orang beriman harus berani, “Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan ..” (2 Tim 1:7). Dinyatakan “iblis akan melemparkan beberapa orang”, berarti tidak semua tetapi orang-orang tertentu dengan seijin Tuhan. Rasul Paulus berkata “Sebab Allah setia .. Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu” (1 Kor 10: 13). Stefanus dibunuh dan ini yang terjadi “Tetapi Stefanus yang penuh dengan Roh Kudus .. melihat kemuliaan Allah dan Yesus berdiri disebelah kanan Allah” (Kis 7:55). Rasul Petrus berkata “Tetapi sekalipun kamu harus menderita juga karena kebenaran, kamu akan berbahagia .. janganlah gentar” (1 Pet 3:14).

3. Terimalah pahala atas kemenangan
“Hendaklah engkau harus setia sampai mati dan Aku akan mengaruniakan kepadamu mahkota kehidupan” (ay 10). Setia sampai mati dalam penderitaan adalah tuntutan untuk memperoleh mahkota kehidupan! Penulis Ibrani berkata “Sebab itu janganlah kamu melepaskan kepercayaanmu, karena besar upah yang menantinya” (Ib 10:35). Disamping mahkota kehidupan, dinyatakan oleh Rasul Paulus, “kita juga adalah ahli waris .. yaitu jika kita menderita bersama-sama dengan Dia, supaya kita juga dipermuliakan bersama-sama dengan Dia” (Rom 8:17). Rasul Yohanes mengakhiri dengan pernyataan, “Brangsiapa menang, ia tidak akan menderita apa-apa oleh kematian yang kedua” (ay 11). Kesaksian - Kisah Uskup Smirna, Polycarpus!

Next Messages

October 17, 2021

Barangsiapa menang, ia akan Kujadikan sokoguru di dalam Bait Suci AllahKu

October 3, 2021

Aku mencela engkau, karena engkau telah meninggalkan kasihmu yang semula

October 24, 2021

Ia akan Kududukan bersama-sama dengan Aku di atas tahtaKu